Polri Diminta Buka Terang Benderang Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI
Selasa, 08 Desember 2020 - 09:19 WIB
loading...
Polisi harus membuka kasus penembakan yang menewaskan enam anggota laskar khusus FPI di Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (7/12/2020) dini hari. Foto/dok.SINDOnewsS
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (SUDRA) Fadhli Harahab menyatakan turut prihatin atas hilangnya nyawa enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di tangan polisi Kepolisian dalam insiden di Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12/2020) dini hari.
(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)
Dia pun meminta polisi membuka kasus ini seterang-terangnya kepada masyarakat agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi. "Ini soal nyawa manusia yang hilang di tangan aparat. Pihak kepolisian harus terbuka memberikan informasi dan penjelasan kepada masyarakat agar semua terang-benderang," kata Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Selasa (8/12/2020).
(Baca: 6 Laskar FPI Tewas Ditembak Polisi, Hastag #SayaPercayaFPI Trending)
Terlepas dari kasus kematian enam orang laskar tersebut, Analis sosial politik asal UIN Jakarta itu meminta agar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) segera memenuhi panggilan polisi terkait kasus kerumunan massa saat pesta pernikahan putrinya. "Ya, sebaiknya HRS memenuhi panggilan pihak kepolisian. Lagi pula ini baru pemeriksaan sebagai saksi, tak perlu menghindar," ujarnya.
(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)
Dia pun meminta polisi membuka kasus ini seterang-terangnya kepada masyarakat agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi. "Ini soal nyawa manusia yang hilang di tangan aparat. Pihak kepolisian harus terbuka memberikan informasi dan penjelasan kepada masyarakat agar semua terang-benderang," kata Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Selasa (8/12/2020).
(Baca: 6 Laskar FPI Tewas Ditembak Polisi, Hastag #SayaPercayaFPI Trending)
Terlepas dari kasus kematian enam orang laskar tersebut, Analis sosial politik asal UIN Jakarta itu meminta agar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) segera memenuhi panggilan polisi terkait kasus kerumunan massa saat pesta pernikahan putrinya. "Ya, sebaiknya HRS memenuhi panggilan pihak kepolisian. Lagi pula ini baru pemeriksaan sebagai saksi, tak perlu menghindar," ujarnya.
Lihat Juga :