PCINU Sedunia: Penting Edukasi Publik Terkait Vaksin, Berantas Mafia Kesehatan

Sabtu, 05 Desember 2020 - 20:34 WIB
loading...
PCINU Sedunia: Penting...
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) lintas negara berpendapat bahwa penting bagi pemerintah dan ormas untuk mengedukasi publik terkait vaksin. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) lintas negara berpendapat bahwa penting bagi pemerintah dan ormas untuk mengedukasi publik terkait vaksin. Selain itu, pemerintah harus serius memberantas mafia kesehatan, agar vaksin tidak jadi komoditas yang menguntungkan segelintir pihak.

Hal ini disampaikan Rais Syuriah PCINU Australia-New Zealand, Gus Nadirsyah Hosein, dalam agenda Istighotsah dan doa bersama PCINU Sedunia pada Sabtu, 5 Desember 2020, pukul 16.00-18.00 WIB/09.00-11.00 GMT. Agenda ini dikoordinasi oleh Munawir Aziz (Sekretaris PCINU United Kingdom) dan dimoderatori oleh KH. Ahmad Munji (PCINU Turkey). Hadir dalam agenda ini, KH. Robikin Emhas (Ketua PBNU), KH. Aizuddin Abdurrahman, KH. Andi Najmi, serta Bu Nyai Noorhayati Said Aqil (Muslimat NU). Dalam doa bersama, dipandu oleh KH. Imron Masyhudi (PCINU Arab Saudi), KH. Mukhlashon Jalaluddin (PCINU Mesir), KH. Didiek S Wiyono (PCINU UK), KH. Imron Rosyadi Hamid (PCINU Tiongkok), dan Prof. Etin Anwar (PCINU AS-Canada). (Baca juga: Positif Covid-19, Ketum PBNU Kiai Said Aqil Mohon Doa Kesembuhan)

Gus Nadirsyah Hosein menyampaikan, bahwa kiai-kiai memang berkhidmah luar biasa, tapi sekarang harus tegas untuk protokol kesehatan. "Fenomena para kiai kita yang terpapar virus Covid, ini menunjukkan bahwa para kiai kita berkhidmah pada ummat. Seluruh waktu yang dimiliki, didedikasikan untuk ummat. Itu sebabnya, para kiai kita tidak bisa lockdown, hanya beraktivitas di rumah saja," ungkap Guru Besar Monash University, Australia itu. (Baca juga: Vaksin Merah Putih Masuk Uji Praklinis)

Pada agenda diskusi, Gus Nadir juga mendorong agar ada edukasi publik terkait vaksin. "Pemerintah ini seolah-olah strateginya hanya bergantung pada vaksin. Maka perlu ada antisipasi, dalam beberapa waktu ke depan. Yakni, akan ada perdebatan apakah vaksin itu halal atau tidak? Jadi harus ada edukasi yang tepat, jangan sampai efek samping vaksin nanti diblow up hingga menimbulkan kesalahpahaman."

PCINU Sedunia: Penting Edukasi Publik Terkait Vaksin, Berantas Mafia Kesehatan


Lebih lanjut, Gus Nadir menyampaikan pentingnya memberantas mafia kesehatan. "Ada tantangan dari mafia kesehatan, serta kelompok yang ingin ambil untung dari peredaran vaksin ini. Itu jadi tantangan bersama yang harus dicarikan jalan keluarnya," demikian pendapat Gus Nadir.

Sekretaris PCINU US-Canada Etin Anwar, menyampaikan pentingnya kesembuhan kesehatan, ekonomi dan lingkungan. "Saat ini kita doa bersama untuk kesembuhan kesehatan, sekaligus juga kesembuhan ekonomi dan lingkungan. Memang ekonomi global saat ini cenderung kurang berpihak pada kelompok lemah. Nah, inilah ke depan, banyak hal yang harus kita lakukan bersama, untuk kesembuhan ekonomi dan lingkungan," terangnya.

sekretaris PCINU UK Munawir Aziz, mengajak nahdliyyin lintas negara untuk saling berkolaborasi dan membagun kerja sama lintas pihak. "Insya Allah, ke depan akan ada program-program bersama, tentu dengan arahan dari PBNU dan dukungan PCINU lintas negara," jelasnya
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Rekomendasi
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Berita Terkini
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved