Minta PBNU Tak Campuri Internal, PKB: Urusan Kami dengan NU
Rabu, 14 Agustus 2024 - 10:53 WIB
loading...
Ketua DPP PKB Ahmad Iman Sukri, menolak tegas upaya PBNU mencampuri urusan internal partai. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ahmad Iman Sukri, menolak tegas upaya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mencampuri urusan internal PKB.
Hal ini disampaikan Iman seusai Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengklaim telah mendapatkan mandat dari Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar dari Tebuireng, Jawa Timur, untuk memperbaiki PKB.
Iman mengatakan, sejarah kelahiran PKB memang lekat dengan Nahdlatul Ulama (NU). Namun, partai berlambang sembilan bintang itu dan PBNU merupakan dua entitas yang berbeda.
Baca juga: PBNU dan PKB Tak Ada Hubungan Organisatoris Sama Sekali
"Hubungan PKB cuma dengan Nahdlatul Ulama sebagai wadah aspirasi politik warga NU, bukan dengan PBNU. Ngaco itu," kata Iman pada Rabu (14/8/2024).
Hal ini disampaikan Iman seusai Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengklaim telah mendapatkan mandat dari Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar dari Tebuireng, Jawa Timur, untuk memperbaiki PKB.
Iman mengatakan, sejarah kelahiran PKB memang lekat dengan Nahdlatul Ulama (NU). Namun, partai berlambang sembilan bintang itu dan PBNU merupakan dua entitas yang berbeda.
Baca juga: PBNU dan PKB Tak Ada Hubungan Organisatoris Sama Sekali
"Hubungan PKB cuma dengan Nahdlatul Ulama sebagai wadah aspirasi politik warga NU, bukan dengan PBNU. Ngaco itu," kata Iman pada Rabu (14/8/2024).
Lihat Juga :