Silaturahmi ke Kiai, Dewan Syura PKB Tegaskan Solid dan Siap Gelar Muktamar di Bali
Senin, 19 Agustus 2024 - 16:45 WIB
loading...
Menjelang pelaksanaan Muktamar PKB ke-6, Dewan Syuro DPP PKB melakukan safari ke sejumlah kiai berpengaruh. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menjelang pelaksanaan Muktamar PKB ke-6, Dewan Syuro DPP PKB melakukan safari ke sejumlah kiai berpengaruh. Dalam kunjungannya tersebut PKB menyampaikan kesiapannya menyelenggarakan muktamar di Bali.
Dipimpin Sekretaris Dewan Syura DPP PKB KH Saifullah Maksum, KH Maman Imanulhaq, KH. Syihabuddin Ahmad, Gus Baidhowi, KH. Mahasin dan KH. Ahid mulanya bertandang ke KH Zamzami Mahrus di Ponpes Lirboyo Kediri.
Pengasuh Pesantren Lirboyo Kiai Zamzami Mahrus berharap konflik PBNU dan PKB segera selesai. Alasannya menurut Kiai Zamzami, PBNU tidak punya hak mencampuri urusan PKB sebagai partai politik yang dilindungi konstitusi.
Baca juga: Sambut Muktamar 2024, PKB Gelar Wayangan dengan Lakon Pandawa Boyong
Akibat konflik yang dipicu ulah Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ini, struktur NU menjadi resah. Pasalnya yang dilakukan Gus Yahya bersama Gus Ipul jelas-jelas menyalahi khitah NU sebagai organisasi kemasyarakatan.
"Kalau begini kan PBNU sendiri yang melenceng dari khittah untuk tidak berpolitik praktis. Apa yang dilakukan hari ini jelas melanggar khitah NU," ujarnya.
Baca juga: PKB Bakal Undang Jokowi dan Prabowo di Muktamar Bali
Dipimpin Sekretaris Dewan Syura DPP PKB KH Saifullah Maksum, KH Maman Imanulhaq, KH. Syihabuddin Ahmad, Gus Baidhowi, KH. Mahasin dan KH. Ahid mulanya bertandang ke KH Zamzami Mahrus di Ponpes Lirboyo Kediri.
Pengasuh Pesantren Lirboyo Kiai Zamzami Mahrus berharap konflik PBNU dan PKB segera selesai. Alasannya menurut Kiai Zamzami, PBNU tidak punya hak mencampuri urusan PKB sebagai partai politik yang dilindungi konstitusi.
Baca juga: Sambut Muktamar 2024, PKB Gelar Wayangan dengan Lakon Pandawa Boyong
Akibat konflik yang dipicu ulah Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ini, struktur NU menjadi resah. Pasalnya yang dilakukan Gus Yahya bersama Gus Ipul jelas-jelas menyalahi khitah NU sebagai organisasi kemasyarakatan.
"Kalau begini kan PBNU sendiri yang melenceng dari khittah untuk tidak berpolitik praktis. Apa yang dilakukan hari ini jelas melanggar khitah NU," ujarnya.
Baca juga: PKB Bakal Undang Jokowi dan Prabowo di Muktamar Bali
Lihat Juga :