Deklarasikan Negara Papua Barat, Ini 5 Fakta tentang Benny Wenda

Jum'at, 04 Desember 2020 - 11:28 WIB
loading...
A A A
Wenda berhasil kabur dari tahanan pada Oktober 2002. Dibantu aktivis kemerdekaan Papua Barat, dia diselundupkan ke Papua Nugini. Atas bantuan LSM Eropa dia melakukan perjalanan ke Inggris, di sana Wenda diberikan suaka politik. Sejak 2003, dia dan istrinya Maria serta anak-anaknya memilih menetap di Inggris.

Pada 2011, Pemerintah Indonesia pernah mengeluarkan Red Notice dan Surat Perintah Penangkapan Internasional untuk penangkapan Wenda atas kejahatan yang ditujukan padanya. Wenda mengklaim Red Notice itu sudah dicabut.

Kini Wenda berstatus sebagai warga negara Inggris. Dia mendapatkan Freedom of Oxford atau penghargaan tertinggi di kota Oxford, Inggris. Wenda juga mengklaim telah dinominasikan untuk mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian

(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

5. Dirikan ULMWP hingga Deklarasikan Kemerdekaan Papua Barat

Wenda dan orang terdekatnya membentuk Gerakan Persatuan Pembebasan untuk Papua Barat atau ULMWP, yang dibentuk pada 7 Desember 2014 di Vanuatu. Dia terus mencari negara-negara yang mau mendukung Papua Barat merdeka. Hingga pada 1 Desember 2020, ULMWP mendeklarasikan kemerdekaan Papua Barat.

Namun, tak sedikit yang menentang deklarasi itu. Seperti Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang menolak klaim tersebut, dan menolak mengakui Wenda sebagai presiden sementara Papua Barat. Salah satunya karena perannya dan keberadaannya sebagai WNA yang tak mempunyai andil.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, Wenda mencoba mendirikan negara ilusi dan berniat melakukan upaya makar terhadap pemerintahan. Pemerintah telah mengerahkan aparat kepolisian untuk menegakkan hukum atas tindakan tersebut.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Fakta Falen Mariar,...
7 Fakta Falen Mariar, Prajurit TNI yang Pernah Lolos Seleksi Tim Junior AC Milan
Didukung Partai Perindo,...
Didukung Partai Perindo, Dominggus-Lakotani All Out Menangkan Pilkada Papua Barat 2024
Ikuti Partai Perindo,...
Ikuti Partai Perindo, PSI Dukung Dominggus Mandacan-M Lakotani di Pilgub Papua Barat
Sekjen Perindo: Dominggus...
Sekjen Perindo: Dominggus Pemimpin Luar Biasa untuk Papua Barat
Dampingi Dominggus di...
Dampingi Dominggus di Pilkada 2024, Lakotani: Bangun Papua Barat Secara Integral
Dominggus Janji Besarkan...
Dominggus Janji Besarkan Partai Perindo di Papua Barat
Mendikdasmen Resmikan...
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
TMMD ke-128, Warga Papua...
TMMD ke-128, Warga Papua Bahagia Jalan Menuju Pantai dan Sekolah Mulai Diperbaiki
1.037 Peserta Seleksi...
1.037 Peserta Seleksi CPNS dan Masyarakat Manokwari Selatan Diimbau Jaga Kamtibmas
Rekomendasi
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
Berita Terkini
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved