Satgas Sebut Zona Merah Corona Bertambah Hampir 2 Kali Lipat
Rabu, 02 Desember 2020 - 03:18 WIB
loading...
Prof Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan penanganan virus Corona (Covid-19) pada pekan ini harus menjadi pembelajaran serius untuk memperbaiki diri. Foto/BNPB/Dok
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan penanganan virus Corona (Covid-19) pada pekan ini harus menjadi pembelajaran serius untuk memperbaiki diri.
(Baca juga: 10 Lembaga Dibubarkan, Siap-siap Kementerian Ini Bakal Dapat Limpahan Tugas)
Dari peta zonasi risiko per 29 November 2020, jumlah daerah yang masuk zona merah bertambah cukup banyak. Daerah zona merah atau risiko tinggi naik menjadi 50 dari sebelumnya 28 kabupaten/kota.
(Baca juga: Hadapi Potensi Sengketa Pilkada, KPU Minta Jajaran di Daerah Lakukan Ini)
"Saya sangat kecewa karena jumlah daerah yang berada di zona merah bertambah hampir dua kali lipat dari minggu sebelumnnya. Selain itu, jumlah daerah yang berada di zona hijau pun semakin menipis," ucap Wiku dikutip dari rilis resmi Tim Komunikasi KPCPEN, Selasa (1/12/2020).
(Baca juga: 10 Lembaga Dibubarkan, Siap-siap Kementerian Ini Bakal Dapat Limpahan Tugas)
Dari peta zonasi risiko per 29 November 2020, jumlah daerah yang masuk zona merah bertambah cukup banyak. Daerah zona merah atau risiko tinggi naik menjadi 50 dari sebelumnya 28 kabupaten/kota.
(Baca juga: Hadapi Potensi Sengketa Pilkada, KPU Minta Jajaran di Daerah Lakukan Ini)
"Saya sangat kecewa karena jumlah daerah yang berada di zona merah bertambah hampir dua kali lipat dari minggu sebelumnnya. Selain itu, jumlah daerah yang berada di zona hijau pun semakin menipis," ucap Wiku dikutip dari rilis resmi Tim Komunikasi KPCPEN, Selasa (1/12/2020).
Lihat Juga :