Ditangkap, Upik Lawanga Disebut Aset Berharga Jamaah Islamiyah
Senin, 30 November 2020 - 18:22 WIB
loading...
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Polri menangkap terduga terorisme kelompok Jamaah Islamiyah (JI) Taufik Bulaga alias Upik Lawanga di Lampung.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengungkapkan, Upik Lawanga merupakan aset milik JI yang paling berharga.
"Upik Lawanga merupakan aset paling berharga Jamaah Islamiyah atau JI," kata Awi dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/11/2020).
Awi menjelaskan, Upik Lawanga menjadi aset penting bahkan dicap sebagai penerus Dr Azhari sebagai 'profesor' perakit bom berdaya ledak tinggi atau High Explosive.
"Karena UL (Upik Lawanga-red) merupakan penerus dari Dr. Azhari sehingga yang bersangkutan disembunyikan oleh kelompok JI dan berpindah tempat," ujar Awi. (Baca juga: Aparat dan Tokoh Perlu Yakinkan Masyarakat Teror Sigi Tak Terkait Agama)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengungkapkan, Upik Lawanga merupakan aset milik JI yang paling berharga.
"Upik Lawanga merupakan aset paling berharga Jamaah Islamiyah atau JI," kata Awi dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/11/2020).
Awi menjelaskan, Upik Lawanga menjadi aset penting bahkan dicap sebagai penerus Dr Azhari sebagai 'profesor' perakit bom berdaya ledak tinggi atau High Explosive.
"Karena UL (Upik Lawanga-red) merupakan penerus dari Dr. Azhari sehingga yang bersangkutan disembunyikan oleh kelompok JI dan berpindah tempat," ujar Awi. (Baca juga: Aparat dan Tokoh Perlu Yakinkan Masyarakat Teror Sigi Tak Terkait Agama)
Lihat Juga :