alexametrics

Beratnya Tantangan Tenaga Kesehatan di Tengah Pandemi Covid-19

loading...
Beratnya Tantangan Tenaga Kesehatan di Tengah Pandemi Covid-19
Foto: dok/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Sudah hampir tiga bulan pandemi Coronavirus dampaknya dirasakan banyak negara, termasuk Indonesia. Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga saat ini di Indonesia, virus korona telah menginfeksi 11.587 orang dan sebanyak 864 pasien positif corona meninggal dunia.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19, salah satunya adalah dengan physical distancing/social distancing, serta menjaga kesehatan. Virus corona menyerang sistem pernapasan manusia dan salah satu cara mencegah infeksi virus ini adalah dengan menjaga daya tahan tubuh tetap kuat. Dokter, perawat, dan tenaga medis merupakan orang yang berada di garda terdepan dalam melawan wabah virus corona.

Dikatakan Aenea Marella MPsi, para tenaga kesehatan menghadapi beberapa tantangan di tengah pandemi ini. Sebut saja mulai risiko terinfeksi dan menjadi sakit, kemungkinan menjadi carrier dan menularkan, kurang suplai kebutuhan alat pelindung, aturan kebijakan yang berubah-ubah, hingga jam kerja yang amat panjang.



"Belum lagi melihat rekan kerja/kolega yang terinfeksi dan adanya dilema dalam diri, apakah ingin menolong orang lain atau melindungi diri sendiri," beber psikolog kilinis dari NEST. Kondisi serba-tidak menentu ini akhirnya memunculkan berbagai emosi negatif, seperti kecemasan, rasa tidak berdaya, kemarahan, kesedihan, dan lain-lainnya.

Sementara itu, juru bicara RS Persahabatan dr Erlina Burhan MSc SpP (K) mengatakan, ancaman kesehatan selalu mengintai tenaga kesehatan. Banyak di antara mereka yang terpapar virus corona kemungkinan besar karena terpapar dari pasien. Hal ini akibat ketidaktahuan mereka bahwa pasien mengidap corona. "Serta APD yang tidak memadai yang menyebabkan tenaga kesehatan terkena virus ini," sebut dr Erlina.

Berangkat dari fakta ini, Susu Hometown Dairy berinisiatif untuk ikut serta memberi dukungan kepada tenaga medis dengan rutin memberikan Susu Segar Hometown Dairy untuk membantu mereka agar tetap terpenuhi kebutuhan akan asupan nutrisi dan gizi agar staminanya tetap terjaga.

“Sejak 18 Maret 2020 hingga 28 April 2020, kami secara rutin memberikan dukungan kepada 24.500 tenaga medis melalui 30.000 gelas Susu Segar Pasteurisasi Hometown Dairy, yang dibagikan ke 60 rumah sakit di DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Lampung, Surabaya, Bandung, dan Medan," kata Anjani Miranti, Marketing Manager Great Giant Livestock, di Jakarta.

Ia melanjutkan, susu memiliki nutrisi lengkap dan memiliki asupan penting untuk menunjang kesehatan dan stamina di kondisi kritis seperti saat ini. Tak seperti pekerja yang sebagian bisa bekerja dari rumah, tenaga medis tetap bekerja rutin di rumah sakit dan terpapar banyak virus ketika bekerja.

“Semoga saja aksi kami ini bisa menjadi sangat berguna untuk mereka yang sedang berjuang sepenuh tenaga,” ungkap Endah Putranti selaku Marketing Activation PT Great Giant Livestock. Kandungan vitamin E dan zat besi dalam susu murni juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, susu mengandung vitamin A, asam linoleat, dan omega 3 yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi berbagai penyakit, peradangan, serta alergi. Kandungan magnesium yang ada dalam susu murni bisa membuat jantung dan beberapa sistem saraf bekerja dengan baik. Magnesium juga berperan untuk mengatasi kelelahan atas aktivitas seharian yang sudah dilakukan. (Sri Noviarni)
(ysw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak