Ketauladanan Itu Penting!

Jum'at, 20 November 2020 - 21:33 WIB
loading...
A A A
Di sinilah Urgensinya setiap Muslim untuk mampu membangun ketauladanan kepada sesama manusia di sekitarnya. Dengan prilaku dan akhlak mulia manusia akan berubah dan mengubah pandangan, bahkan boleh jadi menerima Islam sebagai jalan hidupnya.

Kelima, tentu saja jika anda berada di posisi kepemimpinan Umat (publik) maka anda harus mampu membangun ketauladanan. Mereka yang dipimpin tidak saja melihat kepada kemampuan menejerial dalam kepemimpinan. Tapi juga melihat kepada karakter dan integritas sang Pemimpin.

Potongan doa yang disebutkan terdahulu: Waj’alnaa lil-muttaqiina imaama” (jadikan kami Pemimpin bagi orang-orang bertakwa) mengindikasikan bahwa Pemimpin (imaam) itu harusnya berada di garda depan dalam ketakwaan.

Karenanya karakter “Shidiq, Fathonah, Amanah, dan Tablig” nabi-nabi menjadi tuntutan untuk ditauladani oleh para Pemimpin. Mereka harus memiliki semua itu dalam menjalankan kepemimpinan dan dalam melayani mereka yang dipimpin.

Pemimpin yang gagal menjadi tauladan kepada rakyatnya bagaikan imam sholat yang batal wudhu. Dengan sendirinya harus sadar diri jika dia tidak lagi layak untuk mengimami makmumnya.

Keenam, juga tidak kalah pentingnya untuk disadari bahwa secara kolektif umat Islam harus membangun ketauladanan kepada Umat-Umat yang lain.

Kita diingatkan bagaimana Allah SWT memposisikan Umat ini di tengah Umat-Umat yang lain. Dua posisi yang paling kita kenal adalah “Khaer Ummah” (Umat terbaik) dan “ummatan wasathan” (ummat pertengahan).

Kedua posisi keumatan (khaeriyah dan wasatiyah) itu mengandung makna, salah satunya, bahwa Umat ini adalah Umat yang memiliki tauladan (al-Qudwah) bagi Umat-Umat yang lain.

Oleh karenanya Umat ini harus sadar untuk selalu berjuang untuk memperbaiki diri sehingga pada masanya Umat-Umat lain akan menjadikannya sebagai contoh atau tauladan dalam segala aspek kehidupannya.

Sayang saat ini semua terbalik. Justeru kerap kehidupan Umat menjadi tertawaan Umat lain. Bahkan Umat ini sendiri justeru kerap berkiblat (berqudwah) kepada orang lain. Lebih jauh bahkan minder pada diri sendiri dan terkagum-kagum pada orang lain.

Itulah beberapa hal yang menjadi alasan kenapa al-qudwah atau ketauladanan itu menjadi tuntutan yang mendasar dan mendesak untuk kita bangun. Baik pada tataran pribadi maupun pada tataran kehidupan komunal keumatan kita. Insya Allah!

New York, 19 November 2020
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Kisah Teladan Puasa...
Kisah Teladan Puasa Ramadan : Jasad Abu Talhah Tetap Utuh dan Tak Bau karena Kebiasaan Berpuasa
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW dan Pengemis Buta Yahudi
Kisah Sunan Kudus Tunjuk...
Kisah Sunan Kudus Tunjuk Raja Pajang yang Ditentang Para Bupati
Rekomendasi
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
Berita Terkini
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Infografis
Rusia: UNICEF Anggap...
Rusia: UNICEF Anggap Anak Gaza Kurang Penting Dibanding Anak Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved