Fadli Zon: Kasus Said Didu Jadi Ujian Demokrasi Kita
Senin, 11 Mei 2020 - 09:06 WIB
loading...
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Konflik Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Panjaitan dengan mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu terus berlanjut.
Said Didu yang dilaporkan atas kasus dugaan pencemaran nama baik, akan menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Pemeriksaan hari ini adalah panggilan kedua Polri atas Said Didu. Pada pemanggilan pertama, Said tidak memenuhi panggilan. Hanya diwakili oleh tim pengacarannya.
Anggota DPR Fadli Zon menilai kasus Said Didu merupakan babak baru dari perjalanan demokrasi di Indonesia.
Melalui kasus ini, politikus Gerindra ini meyakini akan terlihat bagaimana kualitas demokrasi di Tanah Air. "Kasus Bang Said Didu adalah sebuah babak baru dalam perjalanan demokrasi kita. Apakah demokrasi makin maju atau makin hancur. Apakah hukum mengabdi pada penguasa atau mampu mendudukkan kembali konstitusi. Inilah ujian demokrasi kita," kata Fadli melalui akun Twitternya, @fadlizon, Senin (11/10/2020).
Said Didu yang dilaporkan atas kasus dugaan pencemaran nama baik, akan menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Pemeriksaan hari ini adalah panggilan kedua Polri atas Said Didu. Pada pemanggilan pertama, Said tidak memenuhi panggilan. Hanya diwakili oleh tim pengacarannya.
Anggota DPR Fadli Zon menilai kasus Said Didu merupakan babak baru dari perjalanan demokrasi di Indonesia.
Melalui kasus ini, politikus Gerindra ini meyakini akan terlihat bagaimana kualitas demokrasi di Tanah Air. "Kasus Bang Said Didu adalah sebuah babak baru dalam perjalanan demokrasi kita. Apakah demokrasi makin maju atau makin hancur. Apakah hukum mengabdi pada penguasa atau mampu mendudukkan kembali konstitusi. Inilah ujian demokrasi kita," kata Fadli melalui akun Twitternya, @fadlizon, Senin (11/10/2020).
Lihat Juga :