Masih Banyak Kerumunan, Kapan Covid-19 Pergi dari Indonesia?

Selasa, 17 November 2020 - 10:25 WIB
loading...
A A A
Menurut dia, denda tersebut kurang bagus dalam perang melawan Covid-19. "Jadi, jangan diapresiasi, saya lebih pada pendekatan persuasif kepada siapapun yang akan mengadakan kegiatan kerumunan umat, kalau nekad ya tinggal minta tolong aparat TNI Polri," tutur politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Rahmad berpendapat, perang melawan Covid-19 bukan hanya menjadi tugas pemerintah pusat. Semua pihak, kata dia, harus bergandengan tangan, baik pemerintah daerah, masyarakat, tokoh agama, maupun tokoh publik.

"Siapa pun, kalau kita ingin menang, harus bergandengan tangan dan bergotong-royong melawan Covid-19. Kepada siapa pun yang berkeinginan mengadakan kegiatan yang mengundang kerumunan masyarakat mohon untuk bisa menahan diri dululah sampai kita benar-benar bisa kendalikan corona," katanya.

Khusus bagi pemerintah daerah, lanjut dia, wajib menegakkan aturan tanpa pandang bulu jika menerapkan PSBB dan semacamnya. "Jangan hanya tegas kepada pelaku usaha dan rakyat biasa tapi tegakkanlah kepada yang melanggar. Kalau enggak sanggup bisa berkoordinasi TNI-Polri dalam menegakkan wibawa aturan PSBB," ujarnya.

Dia menegaskan Covid-19 adalah virus yang sangat berbahaya. "Jangan hanya sebatas kepercayaan teologi tapi dengan ilmu soal, Corona bahaya dan bagaimana menjauh dan menghindarkan dari corona ditambah penegakkan aturan serta disiplin ke semua pihak tanpa pandang bulu makan kita akan menang mengendalikan Covid-19," ujarnya.

Dia mengajak untuk tidak pernah lelah untuk terus saling mengingatkan tentang protokol kesehatan yakni 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Hanya dengan 3M itu kata dia bisa efektif mencegah Covid-19. "Kalau pada akhirnya ada pihak-pihak menjerumuskan ummat dengan melakukan kerumunan ummat, maka kepada siapapun pemerintah daerah yang telah diberikan wewenang PSBB untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran pelaksanaan PSBB," tuturnya.

Menurut dia, jika ada kepala daerah yang tidak mampu mengendalikan kerumunan massa, untuk segera berkoordinasi dengan aparat TNI dan Polri. "Tanggalkan apa pun kepentingan yang pingin membuat kestabilan terganggu, tahan diri dari segala kepentingan. Selamatkan jiwa rakyat dari bahaya Covid-19 dengan bergotong-royong dan bersatu," tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
Berita Terkini
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved