BRG dan PP Muhammadiyah Gagas Kader Jihad Ekologi Gambut
Jum'at, 13 November 2020 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Selain dari teknis perawatan tanaman, Syahroni juga menyarankan metode tanam. Salah satunya kebun melingkar. Teknik kebun melingkar akan membuat air dan siklus di lahan rawa gambut terjaga. “ini juga punya nilai estetika. Sehingga generasi muda tertarik dan orang yang bertani tidak monoton dengan bedengan,” ujar dia.
Teknik bertani lain yang dia bagi yaitu hugelkultur. Teknik ini tidak perlu membuka lahan secara massif. Sisa kayu dari pohon bisa dimanfaatkan sebagai media tanam. Kayu-kayu itu ditumpuk dan dilapisi semak belukar. Dia berharap wawasan semacam ini bisa membuka pemahaman baru bagi petani. Terutama saat menjalankan praktik pertanian.
Kapokja Edukasi dan Sosialisasi BRG, Suwignyo Utama mengatakan, saat ini terdapat 1.109 kader petani gambut. Dari jumlah itu mereka membuat 265 demonstrasi plot (demplot) pertanian alami. “Kerja sama dengan Muhammadiyah dari sini petani ke depan bisa memiliki kemandirian tinggi dan lingkungan terjaga, serta masyarakat mengalami peningkatan kesejahteraan,” ujar dia.
Teknik bertani lain yang dia bagi yaitu hugelkultur. Teknik ini tidak perlu membuka lahan secara massif. Sisa kayu dari pohon bisa dimanfaatkan sebagai media tanam. Kayu-kayu itu ditumpuk dan dilapisi semak belukar. Dia berharap wawasan semacam ini bisa membuka pemahaman baru bagi petani. Terutama saat menjalankan praktik pertanian.
Kapokja Edukasi dan Sosialisasi BRG, Suwignyo Utama mengatakan, saat ini terdapat 1.109 kader petani gambut. Dari jumlah itu mereka membuat 265 demonstrasi plot (demplot) pertanian alami. “Kerja sama dengan Muhammadiyah dari sini petani ke depan bisa memiliki kemandirian tinggi dan lingkungan terjaga, serta masyarakat mengalami peningkatan kesejahteraan,” ujar dia.
(muh)
Lihat Juga :