Putra Mbah Moen Siap Maju Caketum PPP, Arsul Sani: Beliau Memenuhi Syarat
Rabu, 11 November 2020 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Arsul, siapa pun yang memenuhi persyaratan untuk maju sebagai caketum maka tidak boleh ada yang menghalangi. "Kalau beliau mau nyalon, silakan ya," katanya.
Sejauh ini sudah muncul usulan nama-nama bakal caketum partai berlambang Kabah tersebut. Selain nama Gus Yasin, ada pula kandidat kuat lainnya yakni Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Mardiono, politisi senior PPP Akhmad Muqowam, dan Ketua Fraksi PPP DPR Amir Uskara.
Selain nama kader internal partai, ada juga nama dari eksternal seperti Sandiaga Uno, Khofifah Indar Parawansa, dan Gus Ipul. (Baca juga: Kalangan Pesantren Sodorkan Nama Wagub Jateng untuk Pimpin PPP )
Arsul Sani mengatakan, meski membuka ruang partisipasi dari pihak eksternal untuk bisa bergabung dan berkhidmat dalam PPP, tapi untuk jabatan ketua umum dan sekjen, berdasarkan AD/ART partai, mereka harus pernah menjadi pengurus di DPP dan setelah satu periode bisa maju sebagai calon ketum. Aturan ini juga bagian dari upaya mewujudkan PPP sebagai partai kader. "Sehingga identitas PPP sebagai partai kader tak hilang," katanya.
Untuk diketahui, PPP bakal menggelar Muktamar IX yang bakal digelar pada 18-21 Desember 2020 di Kota Makassar. Salah satu agenda utama Muktamar adalah pemilihan ketua umum.
Sejauh ini sudah muncul usulan nama-nama bakal caketum partai berlambang Kabah tersebut. Selain nama Gus Yasin, ada pula kandidat kuat lainnya yakni Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Mardiono, politisi senior PPP Akhmad Muqowam, dan Ketua Fraksi PPP DPR Amir Uskara.
Selain nama kader internal partai, ada juga nama dari eksternal seperti Sandiaga Uno, Khofifah Indar Parawansa, dan Gus Ipul. (Baca juga: Kalangan Pesantren Sodorkan Nama Wagub Jateng untuk Pimpin PPP )
Arsul Sani mengatakan, meski membuka ruang partisipasi dari pihak eksternal untuk bisa bergabung dan berkhidmat dalam PPP, tapi untuk jabatan ketua umum dan sekjen, berdasarkan AD/ART partai, mereka harus pernah menjadi pengurus di DPP dan setelah satu periode bisa maju sebagai calon ketum. Aturan ini juga bagian dari upaya mewujudkan PPP sebagai partai kader. "Sehingga identitas PPP sebagai partai kader tak hilang," katanya.
Untuk diketahui, PPP bakal menggelar Muktamar IX yang bakal digelar pada 18-21 Desember 2020 di Kota Makassar. Salah satu agenda utama Muktamar adalah pemilihan ketua umum.
(abd)
Lihat Juga :