Media Dinilai Sangat Berperan dalam Penanganan Pandemi

Rabu, 11 November 2020 - 13:59 WIB
loading...
Media Dinilai Sangat...
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, sekaligus Kepala BNPB, Doni Monardo selalu mengatakan peran pentahelix dari semua pihak diperlukan untuk penanganan Corona. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (virus Corona), sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo selalu mengatakan peran pentahelix dari semua pihak diperlukan untuk penanganan Covid-19, salah satu unsurnya adalah media.

(Baca juga: Update, Total 1.807 WNI Positif Covid-19)

Hal senada disuarakan oleh Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI, Pamungkas Trishadiatmoko media berperan penanganan pandemi Corona. Apalagi di tengah maraknya informasi mengenai Covid-19 saat ini.

(Baca juga: Pakar Imunisasi Sebut EUA Vaksin Covid-19 Bisa Diberikan Setelah Uji Klinis Selesai)

"Permasalahan pertama di Covid-19 itu karena virus atau karena informasinya," ungkap Pamungkas dalam diskusi Peran Media Sebagai Perekat Kolaborasi Nasional secara virtual, Rabu (11/11/2020).

"Ini yang sangat menarik, saya sering berkoordinasi dengan Kepala BNPB menyatakan bahwa yang harus dikuatkan selain imunitas dan sistem kesehatan itu sebenarnya adalah peran dari media itu sendiri," tambahnya.

Pamungkas menjelaskan, pada saat awal pandemi Covid-19, banyak terjadi kerancuan informasi tentang penanganan dan pengobatannya.

"Ternyata kalau kita lihat, beberapa waktu lalu bahwa kesimpangsiuran mengenai Covid baik penanganannya, antisipasinya, pengobatannya yang justru malah menimbulkan kerancuan," jelasnya.

Sehingga, kata Pamungkas banyak orang mensinyalir jangan-jangan banyak orang yang sakit bukan karena virus, tapi jangan-jangan secara psikologi pemberitaan media ini yang menimbulkan mencekam.

"Sehingga malah menambah jumlah orang yang kena Covid. Nah, jangan-jangan kita analogikan bahwa apakah sumber terbesar Covid-19 pasti karena virus, tapi apakah jangan-jangan psikologis yang dibangun oleh kondisi masyarakat yang menyebabkan terpaparnya Covid-19 menjadi tinggi," ungkap Pamungkas.

Pamungkas memberikan sebuah contoh salah satunya informasi mengenai berjemur dibawah matahari pun juga semuanya ada kesimpangsiuran.

"Kemudian minum empon-empon apa aja juga menimbulkan informasi simpang siur. Kesimpangsiuran itu yang akhirnya kita mempertanyakan bahwa apakah kasus terbanyak Covid-19 karena virus atau karena psikologis kita yang menyebabkan daya tahan tubuh kita menurun," katanya.

Sehingga, tegas Pamungkas media itu sangat berperan untuk sebuah pencegahan pandemi.

"Jadi ini tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain di Amerika juga di Eropa. Dimana di Amerika sekian juga orang terkena virus karena berita-berita yang tidak simetris dengan kepemimpinan yang menyatakan bahwa Covid-19 harus dihadapi," ujarnya.

"Sehingga terjadi simpang siur. Ada yang menganggap enteng-enteng saja. Hampir tidak mungkin media bisa mengalahkan kebijakan publik dari sebuah pemimpin. Media bentuknya partisipatif," kata Pamungkas.

Oleh karena itu, tegas Pamungkas peran pentahelix salah satunya media menjadi kunci dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Itu kira-kira bahwa pandemi Covid-19 ini salah satunya untuk penangananya adalah partisipasi semua pihak atau yang disebut dengan pentahelix. Nah, kalau tidak ada yang aware maka jebollah sistem kesehatan kita, dokter menjadi tidak kuat. Nah peran semua pihak ini penting, salah satunya media untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pandemi Covid-19 ini," tuturnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Keterbukaan...
Boni Hargens: Keterbukaan Kapolri Perkuat Relasi Negara dan Masyarakat
Pemerintah Gandeng Homeless...
Pemerintah Gandeng Homeless Media, Dewan Pers: Mereka Jangan Menjadi Humas
Komdigi: Pers sebagai...
Komdigi: Pers sebagai Benteng Pertahanan Melawan Hoaks dan Disinformasi
Komaruddin Hidayat:...
Komaruddin Hidayat: Pers Masih Jadi Rujukan Utama Masyarakat di Tengah Ledakan Informasi
Menkomdigi: Media Konvensional...
Menkomdigi: Media Konvensional Harus Tetap Eksis di Tengah New Media
Akademisi UAI: Aliran...
Akademisi UAI: Aliran Dana Asing ke NGO Harus Diawasi Agar Tak Pengaruhi Demokrasi
Media Nasional Terancam,...
Media Nasional Terancam, SPS Desak Pemerintah Tinjau Ulang Perjanjian Dagang RI-AS Terkait Digital
Hadiri HPN, 2026 Pilar...
Hadiri HPN, 2026 Pilar Saga: Perkuat Peran Pers Hadapi Era Digital dan AI
Pokja PWI Kepolisian...
Pokja PWI Kepolisian Jakbar Serahkan Sertifikat Jabatan Ketua Wanhat kepada Romo Asun Gautama
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved