Vaksin Jadi Harapan Utama Memutus Rantai Covid-19

Rabu, 11 November 2020 - 08:24 WIB
loading...
A A A
Pakar imunisasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang juga Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Sri Rezeki S Hadinegoro mengatakan dalam kondisi darurat kesehatan, pembuatan vaksin bisa dipercepat. Kendati demikian ada prosedur yang tetap harus dipatuhi. “Nah di dalam hal kedaruratan kita memakai suatu teknologi darurat juga, maka keluar juga yang namanya emergency use authorization karena memang betul-betul ini kedaruratan di tengah Covid-19,” katanya dalam dialog khusus KCP PEN.

Pemberian UEA ini, lanjut Sri dilakukan setelah hasil uji klinis tahap III selesai. Langkah ini untuk memastikan jika vaksin benar-benar aman untuk digunakan. “Maka dengan label darurat karena pandemi atau yang kita sebut analisis ad interim, yaitu 7 bulan dari uji vaksinasi yang terakhir dan di situ kita bisa menilai berapa tingginya antibodi yang dihasilkan oleh vaksin itu. Kemudian setelah enam bulan kita lihat lagi, berapa dia mencegah penyakitnya,” jelasnya. (Baca juga: Tata Cara Menjadi Pemilih di Saat Pandemi)

Sri juga mengungkapkan bahwa vaksin diperlukan segera untuk menurunkan Covid-19 . Apalagi katanya saat ini gelombang pertama Covid-19 di Indonesia belum selesai. Padahal negara-negara lain seperti di Eropa sudah memasuki gelombang kedua. “Tapi karena kita butuh cepat, karena puncaknya itu, gelombang wave itu belum tercapai. Orang lain sudah menunggu gelombang kedua, kita gelombang pertama saja belum sampai puncak. Ini kita harus mencari teknologi apa supaya ini landai kembali. Nah inilah pengadaan vaksin harus segera,” jelas Sri.

Sementara itu Pemerintah kembali melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air. Tercatat kasus positif virus Corona (Covid-19) hingga 10 November 2020 bertambah 3.779 kasus sehingga akumulasi sebanyak 444.348 orang. Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan 33.063 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). Data penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia kini dipublikasikan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di https://www.covid19.go.id dan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman https://www.kemkes.go.id/ . (Lihat videonya: Waspada Angka Kejahatan Selama Pandemi Naik)

Selain itu dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 3.475 orang sehingga total sebanyak 375.741 orang sembuh. Sementara itu jumlah yang meninggal kembali bertambah 72 orang sehingga meninggal menjadi 14.761 orang. Sementara itu sebanyak 55.560 orang menjadi terduga Covid-19. Sebelumnya kemarin total kasus positif Covid-19 di Indonesia per 9 November 2020 berjumlah 440.569 orang. Untuk kasus yang sembuh sebanyak 372.266 orang, sedangkan jumlah yang meninggal sebanyak 14.689 orang. (Binti Mufarida)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Eksepsinya Dikabulkan,...
Eksepsinya Dikabulkan, Dokter Tifa Nyatakan Tetap Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved