Pandemi Corona, Moeldoko Apresiasi Program Open Donasi Bibit Pertanian

Sabtu, 09 Mei 2020 - 20:00 WIB
loading...
Pandemi Corona, Moeldoko...
Kepala Staf Presiden, Moeldoko. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketahanan pangan masyarakat terus dijaga 10 Rumah Aman dan Pustaka Bergerak. Demi menyikapi masa pandemi Covid-19 atau virus Corona, sinergi ini merilis program Open Donasi Bibit Pertanian, Senin 4 Mei 2020.

Memanfaatkan lahan sekitar rumah, penguatannya difokuskan pada tanaman hortikultura. Donasi bibit tanaman pertanian ini nantinya akan dibagikan kepada masyarakat untuk dibudidayakan.

"Penguatan ketahanan pangan tetap menjadi hal utama, apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti ini. Melalui Open Donasi Bibit Pertanian, masyarakat akan diajak berperan aktif dan mandiri menyediakan kebutuhan pangan sehatnya," ungkap Founder Pustaka Bergerak Nirwan Ahmada Arsuka, Sabtu (9/5/2020).

Program Open Donasi Bibit Pertanian digulirkan resmi di RT.01 Lingkungan Galung Barat, Galung, Banggae, Majene, Sulawesi Barat. Dimotori Onthel Pustaka Majene, program tersebut terbuka bagi donasi bibit 5 komoditi pertanian.
Pandemi Corona, Moeldoko Apresiasi Program Open Donasi Bibit Pertanian

Sebut saja, Open Donasi bagi bibit Jagung, Sayuran, Ubi Jalar, Tomat, hingga Cabai. Program ini juga terbuka bagi donasi Polybag sebagai media tanamnya.

"Komoditi yang dipilih program Open Donasi Bibit Pertanian menurut profil masyarakatnya. Artinya, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi wilayahnya. Dengan begitu, manfaat dari program ini bisa dirasakan seluruh elemen di daerah. Kami tentu berharap, komoditi pertanian itu bisa memberikan tambahan income besar setelah kebutuhan tiap keluarga terpenuhi," terang Nirwan lagi.

(Baca juga: Pemerintah Sebut Kasus Covid-19 Cenderung Menurun)

Memenuhi dan menjaga pangan sehat bagi keluarga, Majene memang jadi sentra bagi beberapa produk pertanian. Mengacu https://humas.majenekab.go.id, area ini memiliki sedikitnya 6 komoditi unggulan sektor pertanian pada 2013. Selain Padi Sawah, ada komoditi Ubi Jalar, Jagung, Kacang Hijau, Padi Ladang, dan Ubi Kayu. Luas lahan keseluruhan untuk komoditi tersebut mencapai 4.610 hektare.

Dari komposisi pertanian unggulan Majene pada 2013 tersebut, Jagung mampu menghasilkan produksi 2.492,9 Ton. Sebarannya pun merata pada 8 kecamatan di Majene. Adapun Ubi Jalar memiliki kapasitas produksi 1.001, 17 Ton dengan lahan di seluruh wilayah Majene. Untuk komoditi hortikultura, Majene berhasil mengembangkan produksi Cabai hingga Wortel, Kol (Kubis), dan sayuran lainnya.

"Kami harus mengoptimalkan potensi yang ada. Kondisi dari lahan di sini memang sangat cocok untuk beberapa komoditi pertanian. Dan, itu yang kami dorong. Nantinya bibit yang masuk akan langsung didistribusikan kepada masyarakat. Apalagi, program ini didesain jangka panjang dengan momentum pandemi Covid-19," jelas Pendiri Onthel Pustaka Majene, Muhammad Saleh.

Secara teknis, masyarakat bisa menerapkan program Open Donasi Bibit Pertanian di tiap jengkal lahan. Komoditi Sayuran bisa mengoptimalkan fungsi dari pekarangan sehingga lebih mudah saat dibutuhkan. Apabila masyarakat tertarik dan akan memberikan donasinya bisa menghubungi nomor 085299319858. Untuk mensiasasti social distancing, maka Onthe Pustaka Majene yang akan bergerak menjemputnya.

"Ide program Open Donasi Bibit Pertanian sangat bagus dan menginspirasi. Warga makin mandiri dan produktif didalam memenuhi kebutuhan pangannya. Di situ juga ada potensi bisnis dan value ekonomi menjanjikan. Partisipasi publik tentu sangat ditunggu di sini. Program Open Donasi Bibit Pertanian ini bisa diterapkan di daerah lain," tutup Kepala Staf Presiden Moeldoko.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Berita Terkini
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Jumhur Dapat Wisdom...
Jumhur Dapat Wisdom dari Sri Sultan HB X: Kita Harus Mengayomi Alam Lingkungan
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Infografis
5 Negara yang Menerapkan...
5 Negara yang Menerapkan Program Mirip dengan Tapera
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved