Cegah Double Outbreak, Imunisasi Harus Tetap Dilakukan di Masa Pandemi
Kamis, 05 November 2020 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Namun, kata Rizky, ada juga yang sifatnya untuk merespons wabah Kejadian Luar Biasa, seperti misalnya disebutnya ORI (Outbreak Response Immunization). "Kita pernah mengalami wabah difteri belum lama ini tahun 2019 dan juga banyak yang meninggal dunia saat itu. Dan kemudian pemerintah melakukan ORI begitu, semua orang banyak orang diimunisasi untuk mencegah penularan difteri," katanya. (Baca juga: Perbedaan Vaksin, Vaksinasi dan Imunisasi, Ini Penjelasan UNICEF )
Lalu, apa risikonya jika tidak melaksanakan imunisasi dasar lengkap bagi anak? "Jadi jika melakukan cakupan imunisasi dasar rutin ada polio, ada untuk tuberkulosis, ada untuk difteri, untuk campak ini terus menurun, bukan tidak mungkin kita akan mengalami kejadian luar biasa (KLB) atau wabah penyakit-penyakit tersebut," ungkap Rizky.
Jika tidak dilaksanakan imunisasi dasar lengkap, maka akan ada potensi double outbreak. "Bayangkan kalau saat ini kita sedang mengalami pandemi COVID-19, kemudian kita harus mengalami wabah dan KLB penyakit-penyakit yang sebenarnya sangat mudah mencegahnya dengan imunisasi," kata Rizky.
Lalu, apa risikonya jika tidak melaksanakan imunisasi dasar lengkap bagi anak? "Jadi jika melakukan cakupan imunisasi dasar rutin ada polio, ada untuk tuberkulosis, ada untuk difteri, untuk campak ini terus menurun, bukan tidak mungkin kita akan mengalami kejadian luar biasa (KLB) atau wabah penyakit-penyakit tersebut," ungkap Rizky.
Jika tidak dilaksanakan imunisasi dasar lengkap, maka akan ada potensi double outbreak. "Bayangkan kalau saat ini kita sedang mengalami pandemi COVID-19, kemudian kita harus mengalami wabah dan KLB penyakit-penyakit yang sebenarnya sangat mudah mencegahnya dengan imunisasi," kata Rizky.
(abd)
Lihat Juga :