Strategi End Game Donald Trump

Kamis, 05 November 2020 - 05:29 WIB
loading...
A A A
Strategi End Game Trump dengan mengorbankan Arizona, Nevada, dan Minnesota yang pada perhitungan suara sementara dimenangkan Biden, dan tidak menyentuh negara bagian yang dikuasai partai Demokrat, sedikit membuahkan hasil. Dari penghitungan yang sedang berlangsung, Trump menang besar di Florida, Pennsylvania, dan Georgia. Sedangkan di Michigan, Wisconsin, dan North Carolina, sementara Trump menang dengan margin yang sangat tipis.

Meskipun penghitungan suara belum selesai karena untuk Pemilu 2020 pemilih dimungkinkan untuk mengirimkan surat suara melalui pos, namun baik Biden maupun Trump sudah menyatakan optimismenya untuk menang. Dengan pengalamannya selama 47 tahun sebagai politisi, Biden cenderung kalem. Berbeda dengan Trump seperti biasanya melakukan deklarasi dengan menggebu-gebu. Bahkan keduanya menyatakan akan membawa hasil pemilu ke Mahkamah Agung AS (Supreme Court) jika terindikasi ada kecurangan dan merugikan salah satunya. Apabila Trump mengungkapkan hal itu dari mulutnya sendiri, maka Biden ”diwakili” oleh Nancy Pelosi, ketua DPR AS.

Pemenang pilpres bisa jadi baru diketahui dalam beberapa hari mendatang karena masih ada jutaan kertas suara yang masih dihitung. Kendati demikian, sebagai pemegang 30% perekonomian dunia, tentunya negara-negara lain berharap siapa pun yang terpilih akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian, keamanan, dan politik global. Kebijakan-kebijakan pemerintah AS selalu ditunggu dunia, mengingat sebagai negara adidaya, AS memiliki kekuatan besar untuk memengaruhi arah kebijakan sebuah negara maupun kawasan.

Kendati demikian, masyarakat sejumlah negara bagian di AS waswas akan terjadi kerusuhan pascapemilu, 3 November. Polarisasi masyarakat yang terbelah menjadi dua kubu sejak 2016 semakin tajam. Banyak warga AS yang menuding media massa menjadi biang perpecahan warga AS. Tak berlebihan memang, mengingat keberpihakan media massa AS terhadap salah satu kandidat sangat vulgar dan tanpa tedeng aling-aling. Keberpihakan media massa ternyata tak hanya terjadi di negara-negara berkembang, bahkan di negara yang menjunjung tinggi demokrasi seperti AS justru semakin tak terbendung. Padahal, opini yang disajikan berpotensi besar memecah belah masyarakat dan mencederai iklim demokrasi itu sendiri. (*)
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Manuver Dua Kaki China...
Manuver Dua Kaki China di Panggung Global
Pakar Hubungan Internasional:...
Pakar Hubungan Internasional: China Punya Kepentingan Redam Konflik AS-Iran
Pertemuan Trump dan...
Pertemuan Trump dan Xi Jinping Diyakini Bahas Taiwan hingga Konflik Iran
Pengamat Timur Tengah:...
Pengamat Timur Tengah: Trump Incar Selat Hormuz sebagai Center Gravity Iran
Ali Mochtar Ngabalin...
Ali Mochtar Ngabalin Sebut Trump Ingin Mendikte Teheran lewat Perang Iran-AS
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
Rekomendasi
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
GIIAS 2026 Digelar 30...
GIIAS 2026 Digelar 30 Juli–9 Agustus, Diklaim Terbesar di Asia Tenggara!
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Berita Terkini
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
20 Perwira Perkuat Polda...
20 Perwira Perkuat Polda Metro usai Dimutasi Kapolri, Ini Namanya
Kejagung Sangkal Febrie...
Kejagung Sangkal Febrie Adriansyah Umrah: Sudah Dicekal, Kami Pastikan Ada di Indonesia
Kejagung Pastikan Telusuri...
Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved