Satgas: Tracer Jadi Garda Terdepan Temukan Kontak Erat COVID-19

Selasa, 03 November 2020 - 10:32 WIB
loading...
Satgas: Tracer Jadi...
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Kemenkes saat ini melakukan rekrutmen sebanyak 8.060 tracer sebagai petugas lapangan untuk menemukan kontak erat terkonfirmasi positif COVID-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat ini melakukan rekrutmen sebanyak 8.060 tracer sebagai petugas lapangan untuk menemukan kontak erat terkonfirmasi positif COVID-19.

Kepala bidang Penanganan Kesehatan, Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K Ginting mengatakan 8.060 tracer tersebut akan ditempatkan di 1.612 puskesmas 51 kabupaten/kota pada 10 Provinsi Prioritas, yakni Aceh, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua. (Baca juga: Satgas Rekrut 8.060 Tracer untuk Temukan Kontak Erat COVID-19)

“Satuan Tugas bidang Kesehatan dan Kementerian Kesehatan bersinar dan integrasi dalam rangka meningkatkan jumlah petugas lapangan dengan merekrut tracer dan menempatkannya di 1.612 Puskesmas dan target kita ada sejumlah 8.060 tracer yang direkrut, dilatih dan ditempatkan dalam 2 bulan ke depan,” ujar Alexander dalam sambutannya saat peluncuran Program Penguatan Tracing di 51 Kabupaten/Kota Prioritas secara virtual, Selasa (3/11/2020).

Alexander mengatakan upaya ini difokuskan untuk pembatasan sekaligus penyebaran COVID-19. “Dan pelaksanaan tersebut bisa dilaksanakan oleh petugas lapangan. Petugas lapangan itu adalah andalan kita yang akan melakukan kontak tracing. Tanpa ada kontak tracing, kita tidak mendapatkan data yang sebenarnya. Dan tanpa data kita tidak mungkin bisa melakukan kajian,” jelasnya.

Ia mengatakan dalam hadapi wabah dibutuhkan berbagai penguatan surveilans epidemiologi. “Jadi penyelidikan epidemiologi tidak hanya dilaksanakan pada saat bencana, saat pandemi tapi dalam kegiatan sehari-hari adalah menjadi kegiatan rutin yang khususnya dikerjakan oleh Kementerian Kesehatan,” kata Alexander.

Sehingga, tegas Alexander dengan penguatan jumlah tracer di daerah khususnya 10 provinsi prioritas akan menekan angka kasus COVID-19. “Harapan kita kepada petugas kontak tracer sungguh besar sebagai garda terdepan di dalam mengumpulkan dan melacak seluruh kontak yang ada.” (Baca juga: Satgas COVID-19 dan Kemenkes Luncurkan Program Penguatan Tracing di 51 Kabupaten/Kota Prioritas)

“Kita menekankan kepada mereka yang terkonfirmasi positif. Kita juga harus melihat mereka yang kontak erat atau disebut close kontak supaya tidak luput dari pengamatan kita dan tidak luput dari pengkajian kita,” sambung Alexander.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Dilaporkan soal Dugaan...
Dilaporkan soal Dugaan Gelar Palsu, Kemenkes: Menkes Budi Tak Pernah Cantumkan Gelar dalam Administrasinya
Rekomendasi
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Berita Terkini
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved