Kabar Baik dari Raksasa Ekonomi Dunia

Senin, 02 November 2020 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Lalu, bagaimana dengan Indonesia yang dalam waktu dekat akan mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi? Tentu kita berharap ekonomi masih bisa tumbuh kendati sejumlah kalangan memperkirakan kuartal III/2020 masih akan negatif seperti periode sebelumnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani bahkan memperkirakan pertumbuhan ekonomi periode Juli-September 2020 berada di kisaran minus 1 hingga minus 2,9%. Angka itu lebih baik dibanding kinerja kuartal II/2020 yang negatif 5,3%.

Secara umum, sepanjang tahun ini ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh negatif. Beberapa lembaga internasional pun sudah meliris perkiraan pertumbuhan ekonomi seperti Dana Moneter Internasional (IMF) yang memprediksi minus 1,5%, kemudian Bank Dunia (minus 2 hingga minus 1,65), Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) meramalkan minus 3%, dan Bank Pembangunan Asia (1%).

Namun, melihat data-data ekonomi yang disampaikan sebelumnya, seperti laju inflasi yang terus di bawah 1% bahkan terjadi deflasi, hal itu menunjukkan tingkat konsumsi masyarakat yang masih tertekan. Lihat saja Juli yang mengalami deflasi 0,1%, Agustus deflasi 0,05%, dan September juga 0,05%. Ini menandakan daya beli masyarakat terganggu sehingga cenderung menahan belanja.

Hal ini terkonfirmasi dengan data Bank Indonesia (BI) per Agustus 2020 di mana dana pihak ketiga (DPK) perbankan tumbuh 11,6%, lebih tinggi dibanding semester pertama yang hanya tumbuh 7%. Sebagai perbandingan, kredit perbankan pada periode yang sama hanya tumbuh 1,0% yang menandakan lemahnya aktivitas ekonomi di sektor riil.

Kondisi ini tentu saja harus menjadi perhatian mengingat pemulihan ekonomi diperkirakan masih lama karena pandemi di dalam negeri belum berakhir. Memang, ada penurunan jumlah kasus harian Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, namun hal itu belum sepenuhnya sebagai pertanda baik. Pasalnya, jumlah uji spesimen harian juga ternyata tidak sebanyak bulan-bulan sebelumnya. Sebagai perbandingan, jika di awal Oktober jumlah uji spesimen bisa mencapai 40.000-an, dalam beberapa hari terakhir angka itu turun drastis hanya di kisaran 23.000-an.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Power Asymmetry: Ancaman...
Power Asymmetry: Ancaman Tersembunyi bagi Iklim Investasi Nasional
Pesan Suryopratomo untuk...
Pesan Suryopratomo untuk Pemerintah: Berikan Kepercayaan kepada Dunia Usaha
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Berita Terkini
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved