Tantangan Pengembangan Vaksin Merah Putih, Hewan Uji Coba Masih Impor

Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:34 WIB
loading...
Tantangan Pengembangan...
Menristek/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro mengungkapkan beberapa hambatan dan tantangan yang dihadapi peneliti-peneliti di Tanah Air untuk mengembangkan vaksin merah putih. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi /Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro mengungkapkan beberapa hambatan dan tantangan yang dihadapi peneliti-peneliti di Tanah Air untuk mengembangkan vaksin merah putih .

“Tantangan pertama memang intinya begini, riset vaksin COVID-19 saat ini di luar pakemnya di luar kebiasaannya. Karena biasanya riset terkait vaksin itu memakan waktu yang sangat lama. Bahkan ada beberapa penyakit misalkan HIV, ebola maupun Zica yang sampai hari ini belum ada vaksinnya,” ujar Bambang di Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (27/10/2020). (Baca juga: Vaksin Merah Putih Proses Uji Coba di Hewan, Menristek Perkirakan Selesai Akhir Tahun 2020)

“Nah karena upaya mencari vaksin ini memang waktunya pendek, maka hambatannya memang bahwa ini kita menggunakan sel, jadi ini suatu bentuk kehidupan. Jadi untuk mempercepat memang tantangan dan hambatan karena namanya juga makhluk hidup,” sambung Bambang.

Kedua kata Bambang, bahan-bahan untuk penelitian hingga uji coba juga masih harus diimpor. Salah satunya hewan uji coba harus impor. “Kedua, memang ada bahan-bahan yang tetap harus diimpor ya. Contohnya sel mamalianya, bahkan hewan untuk uji coba pun itu harus kita impor juga,” katanya. (Baca juga: Enam Institusi Kembangkan Vaksin Merah Putih, Hasilkan 6 Versi Vaksin COVID-19)

“Nah jadi kadang-kadang proses impor, termasuk impor reagen ini yang kadang-kadang bisa men-delay aktivitas penelitian,” jelas Bambang.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Berita Terkini
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved