Relawan Jokowi: Menteri yang Orientasinya 2024 Sebaiknya Dicopot
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 17:49 WIB
loading...
Ketua umum Relawan Jokowi atau Rejo, HM Darmizal MS. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Buruknya komunikasi menjadi salah satu catatan penting terhadap kinerja para pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menghadapi berbagai momentum seperti penanganan Covid-19 dan pengesahan Omnibus Law atau Undang-undang (UU) Cipta Kerja, menunjukkan bahwa para pembantu presiden tersebut tidak hanya perlu dievaluasi tetapi juga perlu segera diganti.
Ketua Umum Relawan Jokowi atau Rejo. HM Darmizal MS yang merupakan pendukung setia presiden Joko Widodo tidak ketinggalan untuk ikut mengungkapkan keprihatinannya.
"Melihat situasi saat ini dan beberapa kali peringatan presiden terhadap para pembantunya, reshuffle kabinet adalah keniscayaan dan kebutuhan multak," ujar putra Minang ini, Jumat (23/10/2020). (Baca juga: Moeldoko: Jokowi Sebut Komunikasi Publik Kita Sangat Jele k)
Darmizal menjelaskan, situasi saat ini terutama dalam pandemi Covid-19, ditambah dengan kerja berat pemerintah untuk menerapkan Omnibus Law, para pembantu presiden harus kerja ekstra keras.
Bahkan Darmizal juga menyindir, posisi menteri bukan sekadar jabatan yang dinikmati karena keuntungan politik, tetapi juga melekat tanggung jawab yang sangat besar dalam memajukan bangsa dan negara.
"Kami relawan Jokowi pasti akan mendukung penuh presiden untuk melakukan reshuffle kabinet. Ini bukan karena tujuan politik, atau kekuasaan saja, tetapi juga diperlukan untuk menjaga kohesi sosial nasional di tengah situasi yang sulit. Presiden punya kewenangan dan pilihan untuk melakukan itu," tuturnya.(Baca juga: Jokowi Tegur Kabinet Gara-Gara Buruknya Komunikasi Publik, Pengamat Bilang Begini )
Menghadapi berbagai momentum seperti penanganan Covid-19 dan pengesahan Omnibus Law atau Undang-undang (UU) Cipta Kerja, menunjukkan bahwa para pembantu presiden tersebut tidak hanya perlu dievaluasi tetapi juga perlu segera diganti.
Ketua Umum Relawan Jokowi atau Rejo. HM Darmizal MS yang merupakan pendukung setia presiden Joko Widodo tidak ketinggalan untuk ikut mengungkapkan keprihatinannya.
"Melihat situasi saat ini dan beberapa kali peringatan presiden terhadap para pembantunya, reshuffle kabinet adalah keniscayaan dan kebutuhan multak," ujar putra Minang ini, Jumat (23/10/2020). (Baca juga: Moeldoko: Jokowi Sebut Komunikasi Publik Kita Sangat Jele k)
Darmizal menjelaskan, situasi saat ini terutama dalam pandemi Covid-19, ditambah dengan kerja berat pemerintah untuk menerapkan Omnibus Law, para pembantu presiden harus kerja ekstra keras.
Bahkan Darmizal juga menyindir, posisi menteri bukan sekadar jabatan yang dinikmati karena keuntungan politik, tetapi juga melekat tanggung jawab yang sangat besar dalam memajukan bangsa dan negara.
"Kami relawan Jokowi pasti akan mendukung penuh presiden untuk melakukan reshuffle kabinet. Ini bukan karena tujuan politik, atau kekuasaan saja, tetapi juga diperlukan untuk menjaga kohesi sosial nasional di tengah situasi yang sulit. Presiden punya kewenangan dan pilihan untuk melakukan itu," tuturnya.(Baca juga: Jokowi Tegur Kabinet Gara-Gara Buruknya Komunikasi Publik, Pengamat Bilang Begini )