Survei Sebut Mayoritas Mahasiswa Tak Setuju Pilkada Serentak Digelar
Kamis, 22 Oktober 2020 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
"Para mahasiswa yang akan memberikan suara dalam Pilkada 2020 mayoritas (99%) menyatakan hal tersebut karena hal tersebut merupakan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik. Hanya 1% yang menyatakan tidak," ujarnya.
Sementara itu, jelasnya, mereka yang tidak akan memberikan suara saat Pilkada Serentak digelar mayoritas (93,1%) beralasan dikarenakan takut tertular Covid-19. Sementara sisanya, yakni 6,9% karena tidak punya hak suara.
Algooth menerangkan, mahasiswa yang menjawab tidak memiliki hak suara ini karena sebagian besar mereka adalah mahasiswa perantauan. Sehingga domisili KTP mereka tidak sesuai dengan wilayah penyelenggaraan Pilkada (53,3%).
"Sementara itu ada pula yang tidak terdaftar sebagai pemilih tetap yakni 43,3% dan hanya sebagian kecil (3,35) karena tidak mempunyai KTP," tuturnya.
Sementara itu, jelasnya, mereka yang tidak akan memberikan suara saat Pilkada Serentak digelar mayoritas (93,1%) beralasan dikarenakan takut tertular Covid-19. Sementara sisanya, yakni 6,9% karena tidak punya hak suara.
Algooth menerangkan, mahasiswa yang menjawab tidak memiliki hak suara ini karena sebagian besar mereka adalah mahasiswa perantauan. Sehingga domisili KTP mereka tidak sesuai dengan wilayah penyelenggaraan Pilkada (53,3%).
"Sementara itu ada pula yang tidak terdaftar sebagai pemilih tetap yakni 43,3% dan hanya sebagian kecil (3,35) karena tidak mempunyai KTP," tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :