Serikat Pekerja Perikanan Kecam Kasus Perbudakan Terhadap ABK Indonesia

Kamis, 07 Mei 2020 - 13:02 WIB
loading...
Serikat Pekerja Perikanan...
Serikat Pekerja Perikanan Indonesia SPPI mengecam kasus perbudakan dan pelanggaran HAM yang dialami ABK Indonesia di kapal nelayan China. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Serikat Pekerja Perikanan Indonesia (SPPI), Achdianto Ilyas Pangestu mengecam kasus perbudakan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dialami anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di kapal nelayan China. "Mengecam kejadian seperti ini dan mendorong Pemerintah RI menunjukan strong diplomacy-nya," ujar Ilyas kepada SINDOnews, Kamis (7/5/2020). (Baca juga: Video: WNI Kerja Bak Budak di Kapal China, Meninggal Dibuang di Laut)

Ilyas juga meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk segera menyelesaikan peraturan tata kelola perekrutan dan penempatan pekerja migran pelaut perikanan. "Sehingga perlindungan bisa dilakukan mulai dari perekrutan dan penyiapan calon pelaut perikanan sebelum diberangkatkan," ungkapnya. (Baca juga: GP Ansor Kutuk Pelarungan 3 ABK Indonesia di Kapal China ke Laut Lepas)

SPPI juga meminta kepada pemerintah maupun pihak terkait lainnya untuk memenuhi hak-hak korban dalam hal ini ABK. "Kedua melakukan upaya dengan menggandeng lembaga dalam dan luar negeri agar kapal-kapal seperti ini masuk black list ketiga mendorong pemerintah RI meratifikasi konvensi C188 agar pekerja perikanan di kapal asing ada kepastian hukum sehinggak kasus serupa tidak terulang lagi," tuturnya. (Baca juga: KKP Koordinasi dengan Kementerian Lain Terkait Video ABK Indonesia)

Sebelumnya, Yayasan Keadilan Lingkungan (EJF) merilis laporan dari kapal nelayan China yang empat anak buah kapal (ABK) dilaporkan meninggal dunia akibat tak mendapat perawatan medis yang layak.ABK asal Indonesia itu mengungkap berbagai pelanggaran HAM serius yang mereka alami seperti kekerasan fisik dan kerja 18 jam per hari, serta aktivitas penangkapan ikan ilegal oleh kapal nelayan China. Raka Dwi Novianto
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved