Jokowi Perintahkan Satgas Fokus Penurunan Kasus Covid-19 di 8 Provinsi
Selasa, 13 Oktober 2020 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
"Tingkatkan testing, tracing, treatment untuk melakukan deteksi dini dan lacak kontak erat pasien. Pelayanan kesehatan Covid-19 sesuai standar sehingga tingkatkan angka kesembuhan dan sekaligus menekan kematian karena Covid-19,” tutur dia.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengakui capaian itu diakuinya berkat upaya seluruh stakeholder, terutama tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan pandemi. “Satu hal yang membanggakan bagi kita bahwa Sulsel salah satu provinsi yang memiliki kasus tertinggi di luar Pulau Jawa. Satgas pusat telah mengumumkan Sulsel sudah keluar dari zona merah,” kata Nurdin. (Baca juga: Kasus Anak Melonjak di Masa Pandemi, Kemensos Tingkatkan Layanan Asuh)
Atas pencapaian ini, Bupati Bantaeng dua periode ini meminta agar masyarakat tidak terlena. Menurut dia, semua kembali pada kesadaran masyarakat yang harus semakin tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan sebab ini menjadi kunci utama. “Selalu diingatkan untuk menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak agar semua bisa terhindar dari penyakit tersebut,” imbaunya.
Di sisi lain, ungkap dia, hal yang membuat penanganan Covid-19 menjadi contoh terkait penerapan wisata korona. Program tersebut tak sekadar mendorong percepatan pasien yang sembuh, terutama yang terdeteksi pasien orang tanpa gejala (OTG), tapi juga memberikan andil besar dalam mendorong percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
“Di mana usaha-usaha bergerak UMKM dan perhotelan yang notabene mempekerjakan banyak orang sehingga lapangan kerja dan lapangan usaha semakin berkembang melalui program tersebut,” katanya.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, salah satu faktor yang memengaruhi salah satunya karena tes dan penelusuran (tracing) yang tetap ditingkatkan. Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut juga berterima kasih atas kerja keras semua pihak dan seluruh masyarakat setempat. “Mohon tetap patuh terhadap protokol kesehatan sampai berhenti penularannya,” terangnya.
Sementara itu, pemerintah mencatat jumlah orang yang sembuh dari Covid-19 pada 8 Oktober 2020 bertambah 3.492 orang, sehingga total sebanyak 258.519 orang sembuh dari Covid-19, yang rata-rata kesembuhan saat ini kembali naik menjadi 76,8%. (Lihat videonya: Kelompok Geng Motor di Medan Terjaring Razia Polisi)
Tercatat kasus Covid-19 bertambah 3.267 kasus, sehingga akumulasi sebanyak 336.716 orang. Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 39.285 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction dan tes cepat molekuler. (Dita Angga/Binti Mufarida/ Suwarny Dammar)
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengakui capaian itu diakuinya berkat upaya seluruh stakeholder, terutama tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan pandemi. “Satu hal yang membanggakan bagi kita bahwa Sulsel salah satu provinsi yang memiliki kasus tertinggi di luar Pulau Jawa. Satgas pusat telah mengumumkan Sulsel sudah keluar dari zona merah,” kata Nurdin. (Baca juga: Kasus Anak Melonjak di Masa Pandemi, Kemensos Tingkatkan Layanan Asuh)
Atas pencapaian ini, Bupati Bantaeng dua periode ini meminta agar masyarakat tidak terlena. Menurut dia, semua kembali pada kesadaran masyarakat yang harus semakin tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan sebab ini menjadi kunci utama. “Selalu diingatkan untuk menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak agar semua bisa terhindar dari penyakit tersebut,” imbaunya.
Di sisi lain, ungkap dia, hal yang membuat penanganan Covid-19 menjadi contoh terkait penerapan wisata korona. Program tersebut tak sekadar mendorong percepatan pasien yang sembuh, terutama yang terdeteksi pasien orang tanpa gejala (OTG), tapi juga memberikan andil besar dalam mendorong percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
“Di mana usaha-usaha bergerak UMKM dan perhotelan yang notabene mempekerjakan banyak orang sehingga lapangan kerja dan lapangan usaha semakin berkembang melalui program tersebut,” katanya.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, salah satu faktor yang memengaruhi salah satunya karena tes dan penelusuran (tracing) yang tetap ditingkatkan. Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut juga berterima kasih atas kerja keras semua pihak dan seluruh masyarakat setempat. “Mohon tetap patuh terhadap protokol kesehatan sampai berhenti penularannya,” terangnya.
Sementara itu, pemerintah mencatat jumlah orang yang sembuh dari Covid-19 pada 8 Oktober 2020 bertambah 3.492 orang, sehingga total sebanyak 258.519 orang sembuh dari Covid-19, yang rata-rata kesembuhan saat ini kembali naik menjadi 76,8%. (Lihat videonya: Kelompok Geng Motor di Medan Terjaring Razia Polisi)
Tercatat kasus Covid-19 bertambah 3.267 kasus, sehingga akumulasi sebanyak 336.716 orang. Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 39.285 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction dan tes cepat molekuler. (Dita Angga/Binti Mufarida/ Suwarny Dammar)
(ysw)
Lihat Juga :