Situs DPR Dibajak Jadi Dewan Pengkhianat Rakyat, Begini Modus Pelaku
Kamis, 08 Oktober 2020 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Padahal, kata Indra, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan bekerja sama dengan Telkom dan Bareskrim Polri untuk memonitor laman DPR serta memagari laman resmi DPR agar terhindar dari aksi peretasan. (Baca juga: Prabowo Subianto Diundang ke Amerika Serikat Bahas Kerja Sama Pertahanan )
Terkait tulisan di laman yang berubah menjadi Dewan Pengkhianat DPR, Indra menjelaskan tulisan itu bukan bagian dari peretasan, melainkan hasil editing semata sehingga tulisannya nampak berubah. “Kalau tulisan (Dewan pengkhianat rakyat-red) itu semu editan. Enggak ada. Itu cuma editan saja,” ujar Indra.
Seperti diberitakan sebelumnya, laman resmi DPR sempat berubah tulisannya dari Dewan Perwakilan Rakyat menjadi Dewan Pengkhianat Rakyat di laman depannya. Laman juga sempat tidak bisa diakses sejak pagi.
Terkait tulisan di laman yang berubah menjadi Dewan Pengkhianat DPR, Indra menjelaskan tulisan itu bukan bagian dari peretasan, melainkan hasil editing semata sehingga tulisannya nampak berubah. “Kalau tulisan (Dewan pengkhianat rakyat-red) itu semu editan. Enggak ada. Itu cuma editan saja,” ujar Indra.
Seperti diberitakan sebelumnya, laman resmi DPR sempat berubah tulisannya dari Dewan Perwakilan Rakyat menjadi Dewan Pengkhianat Rakyat di laman depannya. Laman juga sempat tidak bisa diakses sejak pagi.
(dam)
Lihat Juga :