Pengamat Sebut PKS Bukan Oposisi Sejati, Ini Buktinya
Kamis, 08 Oktober 2020 - 11:24 WIB
loading...
Massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, pernyataan Ahmad Syaikhu yang mengaku akan tetap membawa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di jalur oposisi setelah dinobatkan sebagai Presiden partai tidak seluruhnya benar.
"PKS itu bukan juga oposisi sejati. Oposisi tak murni. Oposisi berbasis kepentingan politik saja," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Kamis (8/10/2020).
Ujang mencontohkan, ketika ada revisi UU KPK yang akhirnya menjadi undang-undang, PKS setuju. Selain itu pada saat penambahan jabatan wakil ketua MPR, PKS juga oke dan mau.
(Baca juga: Ahmad Syaikhu Jadi Presiden PKS, Tengku Zulkarnain: Selamat Berjuang ).
"Kalau oposisi murni mereka akan tolak keras revisi UU KPK. Dan jika oposisi tulen, mereka tak akan mau jadi wakil ketua MPR. Jadi oposisi setengah hati," ujar dia.
"PKS itu bukan juga oposisi sejati. Oposisi tak murni. Oposisi berbasis kepentingan politik saja," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Kamis (8/10/2020).
Ujang mencontohkan, ketika ada revisi UU KPK yang akhirnya menjadi undang-undang, PKS setuju. Selain itu pada saat penambahan jabatan wakil ketua MPR, PKS juga oke dan mau.
(Baca juga: Ahmad Syaikhu Jadi Presiden PKS, Tengku Zulkarnain: Selamat Berjuang ).
"Kalau oposisi murni mereka akan tolak keras revisi UU KPK. Dan jika oposisi tulen, mereka tak akan mau jadi wakil ketua MPR. Jadi oposisi setengah hati," ujar dia.
Lihat Juga :