Kasus Foto Wapres-Kakek Sugiono, Dasco Ragukan Pelakunya Seorang Ulama

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 17:40 WIB
loading...
Kasus Foto Wapres-Kakek...
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad meragukan pengunggah foto kolase Wapres-Kakek Sugiono adalah seorang ulama. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Temuan foto kolase Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin yang disandingkan dengan aktor video panas asal Jepang, Shiego Tokuda atau sering disebut 'Kakek Sugiono' di salah satu akun media sosial (medsos) cukup menghebohkan. Terlebih, pelakunya ditengarai merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat yang berwenang. "Ya yang pertama-tama, nanti saya minta tolong kepada pihak yang berwenang untuk mengecek, apakah akunnya itu asli atau tidak," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (2/10/2020).

Menurut Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini, ulama itu biasanya mengkritik orang lain dengan cara mendoakan. Seperti misalnya, semoga orangnya cepat sadar, sehat wal afiat dan sebagainya. Untuk itu, dia sangsi apakah itu akun asli ulama yang dimaksud. (Baca juga: Pengunggah Foto Wapres Ma'ruf Amin-'Kakek Sugiono' Digiring ke Jakarta )

"Nah ini saya nggak tahu akunnya asli apa nggak. Tapi kalau kemudian ada ulama begitu, ya, itu perlu dipertanyakan," ucapnya.

Karena itu, Anggota Komisi III DPR ini menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme yang berlaku yang mana, ada Undang-Undang Nomor 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang mengatur tentang penghinaan terhadap simbol negara. "Ya itu nanti kita serahkan kepada yang berwenang," imbuh Dasco.

Soal apakah itu akun tersebut diretas, Dasco menambahkan, maka artinya foto itu dibuat bukan dengan sengaja. Namun, itu semua perlu pembuktian-pembuktian. "Itu nanti minta kepada pihak siber itu dari kepolisian untuk mengecek apakah itu di-hack atau nggak," katanya. (Baca juga: Polri Tangkap Pengunggah Foto Wapres Ma'ruf Amin yang Disandingkan 'Kakek Sugiono' )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Komisi III DPR Nilai...
Komisi III DPR Nilai Kasus Amsal Sitepu Janggal, Proses Hukum Tak Objektif
Rekomendasi
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Berita Terkini
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved