Ini Rasio Penularan COVID-19 Daerah Peserta Pilkada dan Non-Pilkada
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 17:00 WIB
loading...
Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyampaikan perbandingan zonasi penularan virus corona antara daerah peserta pilkada dan non-pilkada. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyampaikan perbandingan zonasi penularan virus corona antara daerah peserta pilkada dan non-pilkada. Dia menyebut untuk zona merah, daerah yang melaksanakan pilkada cenderung terjadi penurunan dibandingkan yang tidak.
Seperti diketahui terdapat 309 kabupaten/kota yang menjadi peserta pilkada 2020.
"Data daerah yang melaksanakan Pilkada justru ada penurunan jumlah zonasi yang berisiko tinggi dari 45 ke 29 kabupaten/kota. Sedangkan di daerah yang tidak ada Pilkada, justru terjadi peningkatan dari 25 ke 33 kabupaten/kota," katanya dalam rapat analisa dan evaluasi pelaksanaan kampanye pilkada serentak di Kantor Kemendagri, Jumat (2/10/2020). (Baca juga: Jumlah Penularan Corona di Daerah Peserta Pilkada Alami Penurunan )
Di sisi lain ada peningkatan jumlah daerah peserta pilkada berzona orange yakni dari 152 ke 190 kabupaten/kota. Kemudian terjadi penurunan jumlah daerah peserta pilkada berzona kuning dari 72 ke 67 kabupaten/kota.
"Pada zona hijau tren jumlah berkurang dari 40 ke 23 kabupaten/kota," katanya.
Seperti diketahui terdapat 309 kabupaten/kota yang menjadi peserta pilkada 2020.
"Data daerah yang melaksanakan Pilkada justru ada penurunan jumlah zonasi yang berisiko tinggi dari 45 ke 29 kabupaten/kota. Sedangkan di daerah yang tidak ada Pilkada, justru terjadi peningkatan dari 25 ke 33 kabupaten/kota," katanya dalam rapat analisa dan evaluasi pelaksanaan kampanye pilkada serentak di Kantor Kemendagri, Jumat (2/10/2020). (Baca juga: Jumlah Penularan Corona di Daerah Peserta Pilkada Alami Penurunan )
Di sisi lain ada peningkatan jumlah daerah peserta pilkada berzona orange yakni dari 152 ke 190 kabupaten/kota. Kemudian terjadi penurunan jumlah daerah peserta pilkada berzona kuning dari 72 ke 67 kabupaten/kota.
"Pada zona hijau tren jumlah berkurang dari 40 ke 23 kabupaten/kota," katanya.
Lihat Juga :