Menristek Minta Kemenkes Permudah Aturan Produksi Alkes
Selasa, 05 Mei 2020 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
“Kenapa? Karena tergantung pemakaian dari ventilator tersebut. Informasi yang kami terima, ventilator ITB itu sudah dibagikan kalau tidak salah 11 rumah sakit sejak minggu lalu, namun sampai kemarkn informasinya belum ada staupun yang diuji atau dipakai, karena memang belum ada pasien yang membuthkan,” terang Mantan Menko Perekonomian itu.
“Tentunya kami membutuhkan relaksasi dari Kemeneks bagaimana sebaiknya agar uji klinis ventilator ini tidak memakan waktu yang terlalu lama,” sambungnya.
Ketiga, dia menambahkan, perlunya penetapan alasan tertentu bagi beberapa alkes hasil riset dan inovasi yang ditetapkan oleh Menkes agar masuk dalam pengecualian yang harus ada izin edar. (Baca juga: Mutasi Pati TNI, Panglima Lantik Kapusjaspermildas dan Dandema )
Menurut dia, yang dilakukan sekarang ini, lanjut dia, bukan semata-mata untuk kebutuhan komersial, tapi upaya inovasi ini lebih kepada bagaimana kita memenui beberapa alkes yang masih kekurangan dalam waktu yang singkat dan tidak bergantung pada impor.
“Jadi mohon ini dilihat bukan sebagai upaya untuk komerisal, tapi lebih sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dalam kondisi darurat sekarang. Tentunya ke depan ketika kondisi normal unsur komersialisasi barangkali bisa diperitmbangkan, tapi dalam kondisi hari ini untuk keperluan penanganan Covid-19,” tuturnya.
“Tentunya kami membutuhkan relaksasi dari Kemeneks bagaimana sebaiknya agar uji klinis ventilator ini tidak memakan waktu yang terlalu lama,” sambungnya.
Ketiga, dia menambahkan, perlunya penetapan alasan tertentu bagi beberapa alkes hasil riset dan inovasi yang ditetapkan oleh Menkes agar masuk dalam pengecualian yang harus ada izin edar. (Baca juga: Mutasi Pati TNI, Panglima Lantik Kapusjaspermildas dan Dandema )
Menurut dia, yang dilakukan sekarang ini, lanjut dia, bukan semata-mata untuk kebutuhan komersial, tapi upaya inovasi ini lebih kepada bagaimana kita memenui beberapa alkes yang masih kekurangan dalam waktu yang singkat dan tidak bergantung pada impor.
“Jadi mohon ini dilihat bukan sebagai upaya untuk komerisal, tapi lebih sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dalam kondisi darurat sekarang. Tentunya ke depan ketika kondisi normal unsur komersialisasi barangkali bisa diperitmbangkan, tapi dalam kondisi hari ini untuk keperluan penanganan Covid-19,” tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :