Dari Komika, Sutradara, hingga Pemusik Jazz Suarakan Tunda Pilkada
Jum'at, 25 September 2020 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
"Musisi harusya kompak untuk tidak perform di acara pilkada selama masa pendemi. Kita harus mencerdaskan orang-orang yang akan terpaksa kita pilih," kata Tompi melalui akun Twitternya, @dr_tompi, 16 September 2020.(Baca juga: Ernest Prakasa Kecewa Pemerintah, Rizal Ramli Acungi Jempol )
Komika Ernest Prakasa juga menyuarakan kekecewaannya atas sikap pemerintah yang tetap bersikeras menggelar pilkada. Bahkan Ernest secara tegas menyatakan ketidakpercayaanya terhadap pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat.
"Saya sudah tidak percaya pada keseriusan pemerintah menjaga kesehatan & keselamatan rakyat. Pakai masker, cuci tangan, hindari kerumunan sebisa mungkin. Mari jaga diri kita masing-masing," cuit Ernest melalui akun Twitternya, @ernestprakasa, Selasa 22 September 2020.
Polemik Pilkada juga menjadi perhatian sutradara film,Hanung Bramantyo. Menurut dia, tidak mudah untuk mengatur banyak orang untuk mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
Hanung mencontohkan pengalamannya sulit mengatur ratusan kru film untuk mematuhi kru film. "Sepengetahuan saya di lapangan mengatur ratusan crew untuk patuh pada protokol Covid saja sulit banget. Apalagi ratusan ribu orang saat Pilkada. Please mohon dikaji ulang Pak Jokowi," kata Hanung melalui akun Twitternya, @Hanungbramantyo, Rabu 23 September 2020.
Komika Ernest Prakasa juga menyuarakan kekecewaannya atas sikap pemerintah yang tetap bersikeras menggelar pilkada. Bahkan Ernest secara tegas menyatakan ketidakpercayaanya terhadap pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat.
"Saya sudah tidak percaya pada keseriusan pemerintah menjaga kesehatan & keselamatan rakyat. Pakai masker, cuci tangan, hindari kerumunan sebisa mungkin. Mari jaga diri kita masing-masing," cuit Ernest melalui akun Twitternya, @ernestprakasa, Selasa 22 September 2020.
Polemik Pilkada juga menjadi perhatian sutradara film,Hanung Bramantyo. Menurut dia, tidak mudah untuk mengatur banyak orang untuk mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
Hanung mencontohkan pengalamannya sulit mengatur ratusan kru film untuk mematuhi kru film. "Sepengetahuan saya di lapangan mengatur ratusan crew untuk patuh pada protokol Covid saja sulit banget. Apalagi ratusan ribu orang saat Pilkada. Please mohon dikaji ulang Pak Jokowi," kata Hanung melalui akun Twitternya, @Hanungbramantyo, Rabu 23 September 2020.
(dam)
Lihat Juga :