Dari Komika, Sutradara, hingga Pemusik Jazz Suarakan Tunda Pilkada
Jum'at, 25 September 2020 - 14:34 WIB
loading...
Dari kanan ke kiri: Ernest Prakasa, Tompi, Hanung Bramantyo, Dwiki Darmawan. Foto-Foto/Okezone/Instagram/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Desakan meminta penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak terus bergulir, meski pemerintah bersikeras tetap menggelar perhelatan tersebut pada 9 Desember mendatang.
Desakan juga banyak disuarakan kalangan selebritas, salah satunya para musikus. Kali ini usulan penundaan pilkada disuarakan Dwiki Darmawan. Pria yang selama ini dikenal sebagai pemusik jazz ini menilai penundaan pilkada merupakan langkah bijak bila pemerintah belum bisa menjamin keselamatan rakyat dari ancaman pandemi virus Corona (Covid-19).
Anggota grup band Krakatau ini juga meminta pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan sejumlah organisasi di antaranya Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
"Sebelum pemerintah punya keyakinan mampu menjamin keselamatan rakyat dari ancaman Covid akibat kerumunan kampanye dan Hari H di pilkada, maka menunda itu lebih bijak. sekaligus sebagai langkah akomodatif terhadap harapan rakyat yang diantaranya disuarakan NU, Muhammadiyah, IDI, MUI," kata Dwiki melalui akun Twitternya, @dwiki_dharmawan, Jumat (25/9/2020).(Baca juga: Hanung Bramantyo: Please Mohon Dikaji Ulang Pak Jokowi )
Sebelumnya, penyanyi jazz, Tompi melalui akun Twitternya juga menyuarakan penundaan pilkada. "Tunda Pilkada!" cuit Tompi, 21 September 2020. Dalam cuitan sebelumnya, Tompi yang juga seorang dokter berpendapat musikus juga seharusnya kompak tidak bersedia tampil di acara pilkada selama masa pandemi.
Desakan juga banyak disuarakan kalangan selebritas, salah satunya para musikus. Kali ini usulan penundaan pilkada disuarakan Dwiki Darmawan. Pria yang selama ini dikenal sebagai pemusik jazz ini menilai penundaan pilkada merupakan langkah bijak bila pemerintah belum bisa menjamin keselamatan rakyat dari ancaman pandemi virus Corona (Covid-19).
Anggota grup band Krakatau ini juga meminta pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan sejumlah organisasi di antaranya Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
"Sebelum pemerintah punya keyakinan mampu menjamin keselamatan rakyat dari ancaman Covid akibat kerumunan kampanye dan Hari H di pilkada, maka menunda itu lebih bijak. sekaligus sebagai langkah akomodatif terhadap harapan rakyat yang diantaranya disuarakan NU, Muhammadiyah, IDI, MUI," kata Dwiki melalui akun Twitternya, @dwiki_dharmawan, Jumat (25/9/2020).(Baca juga: Hanung Bramantyo: Please Mohon Dikaji Ulang Pak Jokowi )
Sebelumnya, penyanyi jazz, Tompi melalui akun Twitternya juga menyuarakan penundaan pilkada. "Tunda Pilkada!" cuit Tompi, 21 September 2020. Dalam cuitan sebelumnya, Tompi yang juga seorang dokter berpendapat musikus juga seharusnya kompak tidak bersedia tampil di acara pilkada selama masa pandemi.
Lihat Juga :