Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

Selasa, 07 Juli 2026 - 15:13 WIB
loading...
A A A
Produksi tertinggi terjadi di musim panen raya (Februari-Mei dengan produksi 60-65% dari total), disusul di musim gadu (Juni-September dengan produksi 25-35% dari total), dan sisanya paceklik (Oktober-Januari). Harga mengikuti hukum pasokan-permintaan: harga naik ketika produksi terbatas, dan harga rendah ketika produksi melimpah (dengan asumsi permintaan tetap). Pola produksi/panen seperti ini relatif ajek sejak puluhan tahun lalu. Catatannya, asal tidak ada anomali iklim.

Produksi, kualitas, dan harga gabah/beras mengikuti irama panen. Karena produksi melimpah saat panen raya, harga tertekan. Selain produksi melebihi konsumsi, harga tertekan karena kualitas gabah kurang bagus lantaran panen bersamaan musim hujan. Saat musim gadu, produksi sedang, kualitas membaik, dan harga mulai naik. Terakhir, saat paceklik, produksi kecil, kualitas bagus, dan harga tinggi. Jadi, harga gabah/beras tidak sama sepanjang tahun. Harga naik-turun mengikuti irama panen.

Selain itu, kebijakan kualitas tunggal dengan harga sama sepanjang tahun mengingkari keberadaan beras di luar kualitas medium dan segmentasi pasar sesuai preferensi konsumen: segmen menengah-atas yang mengonsumsi beras premium dan segmen bawah yang mengonsumsi beras medium. Lebih dari itu, praktik di negara-negara produsen beras di Asia tak ditemui lagi penetapan harga dengan kualitas tunggal yang berlaku sepanjang tahun. Mereka rata-rata menetapkan tingkat harga yang berbeda karena perbedaan kualitas: yaitu menurut kualitas gabah/beras, musim panen, dan varietas.

Dengan CBP multikualitas, nantinya BULOG bisa melakukan pengadaan dalam rentang waktu lebih lama. Tidak hanya di musim panen raya, tapi juga di musim gadu. Pengadaan di musim panen raya bisa diperuntukan buat CBP kualitas medium, sedangkan pengadaan saat musim gadu untuk CBP kualitas premium. Target pengadaan berpeluang tercapai cukup besar. CBP kualitas premium dapat disimpan lebih lama. Karena penurunan mutunya lebih lambat dari kualitas medium. Ini akan menaikkan efisiensi.

Lebih dari itu, operasi pasar BULOG bisa lebih fleksibel dan berpeluang lebih efektif. Pada tahap awal, multikualitas bisa dimulai dengan CBP kualitas premium. Jika sudah berjalan baik, nanti bisa diperluas ke varietas: varietas unggul dan aromatik/lokal. Bagi petani, pengadaan multikualitas akan memberikan insentif untuk memproduksi gabah/beras yang bagus. Oleh karena itu, kebijakan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) semua kualitas di petani Rp6.500/kg harus dihentikan. Digantikan HPP GKP dengan syarat kualitas alias ada rafaksi harga.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Sejarah Baru! Cadangan...
Sejarah Baru! Cadangan Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
Prabowo: Kita Berdiri...
Prabowo: Kita Berdiri di Atas Kaki Sendiri, Tak Bergantung Bangsa Lain!
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Rekomendasi
Sinopsis Border of Shadow,...
Sinopsis Border of Shadow, Agen Federal Jadi Buronan karena Skandal Pembunuhan
Pengumuman Seleksi Ujian...
Pengumuman Seleksi Ujian Mandiri Undip 2026, Cek Kelulusan di Link Ini
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
Berita Terkini
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved