Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 - 06:21 WIB
loading...
A A A
Belanja publik yang berkualitas akan menghasilkan multiplier effect yang lebih besar terhadap peningkatan investasi, konsumsi masyarakat, produktivitas, serta penciptaan lapangan kerja. Paradigma pembangunan pun perlu bergeser dari sekadar spending more menjadi spending better.

Sehingga setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar menjadi investasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas pembangunan nasional.

Dalam konteks tersebut, penetapan skala prioritas menjadi faktor yang sangat menentukan, khususnya bagi berbagai program strategis yang memerlukan dukungan anggaran besar, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), serta pembangunan Sekolah Rakyat.

Ketiga program tersebut memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempercepat pemerataan pembangunan. Namun implementasinya perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal negara, kesiapan kelembagaan, serta karakteristik masing-masing daerah.

Pendekatan berbasis prioritas wilayah menjadi pilihan yang lebih efektif agar daerah dengan tingkat kemiskinan, stunting, pengangguran, maupun keterbatasan akses pendidikan yang lebih tinggi memperoleh perhatian terlebih dahulu. Di samping itu, penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi (monitoring and evaluation) melalui indikator kinerja yang terukur menjadi sangat penting.

Hal itu untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program, meminimalkan potensi pemborosan anggaran, serta menjamin bahwa manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Pada saat yang sama, pembentukan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru harus terus dipercepat sebagai strategi untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antardaerah dan memperkuat struktur ekonomi nasional.

Pengembangan kawasan industri baru, pusat hilirisasi sumber daya alam, sentra pertanian modern, kawasan ekonomi khusus, hingga ekosistem ekonomi digital di luar wilayah ekonomi tradisional akan mendorong pemerataan investasi, meningkatkan produktivitas daerah, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat daya saing regional.

Di sisi lain, penciptaan lapangan kerja tersebut juga harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas tenaga kerja melalui investasi pada pendidikan, pelatihan vokasi, peningkatan kompetensi digital, penguasaan teknologi, dan pengembangan kewirausahaan agar pekerjaan yang tercipta semakin produktif, bernilai tambah, dan berdaya saing tinggi.

Dengan demikian, sinergi antara belanja pemerintah yang semakin berkualitas, penetapan prioritas pembangunan yang tepat, pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia akan menjadi fondasi yang kokoh bagi Indonesia. Terutama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan dinamika ekonomi global. Semoga.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rekomendasi
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
7 Fakta di Balik Brasil...
7 Fakta di Balik Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Lansia Tewas dalam Kebakaran...
Lansia Tewas dalam Kebakaran di Palmerah Utara
Berita Terkini
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Kampanye LGBT, Dinilai Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
Pengamat: BUMN Bukan...
Pengamat: BUMN Bukan Tempat Bagi-bagi Jabatan
Kasus Syah Afandin Jadi...
Kasus Syah Afandin Jadi Alarm, Anggaran Pendidikan Masih Ladang Korupsi
Korupsi Seragam Sekolah...
Korupsi Seragam Sekolah oleh Bupati Langkat Rugikan Orang Tua Murid
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved