Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi

Rabu, 01 Juli 2026 - 14:50 WIB
loading...
A A A
Kita baca ini berulang-ulang, lalu berhenti sejenak. Ini konsep keadilan restoratif yang sangat awal. Lahir dari tradisi kita sendiri. Tapi kita malah sibuk mengimpornya dari Barat. Ironis.

Kenapa Kita Melupakannya di Kampus Sendiri?


Ini yang mengganggu. Setiap hari kita bicara tentang nilai-nilai Islam. Tapi begitu konflik muncul di kampus, yang keluar adalah pendekatan birokrasi murni. Ada konflik antar dosen? Tunggu SK turun. Ada ketegangan antar unit? Adakan rapat evaluasi. Seolah-olah memo bisa menyelesaikan luka perasaan.

Padahal, para pemimpin di institusi pendidikan Islam punya sesuatu yang tidak dimiliki manajer di perusahaan biasa. Mereka punya bahasa agama. Mereka bisa duduk bersama dua pihak yang bertikai dan membuka dengan kalimat, "Mari kita selesaikan ini secara islah. Kami hanya ingin tidak ada yang terzalimi di antara kita."

Kalimat itu kuat. Kami tahu karena pernah mencobanya, dalam kapasitas yang sangat kecil, di antara dua rekan kerja. Awalnya canggung. Takut dianggap menggurui. Tapi ketika yang dibicarakan adalah nilai yang sama-sama kita yakini, sesuatu berubah. Ego perlahan menurun. Fokus bergeser dari "siapa yang menang" ke "apa yang adil di hadapan Allah".

Itu pengalaman kecil. Tapi kami yakin ini bisa berfungsi di level yang lebih besar.

Tapi Kita Jangan Naif


Tentu sulhu dan islah bukan solusi ajaib. Ada konflik yang akarnya sudah terlalu dalam. Politik yayasan. Perebutan jabatan. Atau sekadar pihak yang memang tidak mau diajak baik. Dalam kasus seperti itu, pendekatan ini mungkin akan mentok. Kita harus jujur soal ini.

Tapi untuk konflik sehari-hari—antar dosen, antar staf, antara pimpinan dan bawahan—dua konsep ini menawarkan sesuatu yang tidak diberikan oleh rapat formal: kemungkinan untuk saling memaafkan dan memulai lagi. Itu mahal. Sangat mahal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
Badan Hukum: Sistem...
Badan Hukum: Sistem Imun yang Sering Terlupakan
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Darunnajah Hadiri Halal...
Darunnajah Hadiri Halal Bihalal MUI 1447 H, Perkuat Ukhuwah dan Jajaki Kerja Sama Internasional
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Rekomendasi
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Berita Terkini
Breaking News! Kepala...
Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Refly Harun Soroti Putusan...
Refly Harun Soroti Putusan Hakim Praperadilan Roy Suryo: Hak Menggugat Tak Bisa Dibatasi
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
3 Brigjen Pol Dapat...
3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026, Ini Daftar Namanya
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved