Sprindik Baru dr Tifa dan Roy Suryo dan Krisis Legitimasi Hukum

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WIB
loading...
A A A

Demokrasi Tanpa Pengawasan Akan Kehilangan Arah


Demokrasi membutuhkan akuntabilitas nyata dalam penyelenggaraan pelayanan publik. DPR harus mampu mengawasi penggunaan anggaran, mengevaluasi kualitas kebijakan, serta memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penerapan undang-undang kepada masyarakat. Dalam konteks ini, pengawasan bukan sekadar mencari kesalahan mitra komisi, melainkan mekanisme koreksi untuk memperkuat kualitas produk perundang-undangan yang dihasilkan lembaga legislatif.

Keterbatasan pengawasan tersebut memperlihatkan bahwa problem demokrasi Indonesia bukan hanya soal aturan formal, tetapi juga menyangkut desain kelembagaan dan konsistensi pelaksanaan hukum. Ketika lembaga pengawasan tidak memiliki kekuatan memadai, sementara penegakan hukum dipersepsikan tidak konsisten, maka kepercayaan publik terhadap negara akan terus mengalami erosi.

Dalam situasi demikian, hukum dan demokrasi kehilangan legitimasinya. Padahal, sebagaimana ditegaskan Robert Dahl dalam On Democracy (1998), demokrasi yang sehat mensyaratkan partisipasi efektif, keterbukaan agenda publik, dan hubungan yang hidup antara rakyat dan wakilnya.

Menyelamatkan Demokrasi dari Krisis Legitimasi


Langkah yang mendesak dilakukan ialah memberikan akses partisipasi publik dalam pengawasan pelaksanaan KUHP dan KUHAP baru. Fungsi pengawasan DPR harus diperkuat melalui pendekatan berbasis data empiris dan evaluasi nyata di lapangan. Pengawasan Komisi III DPR RI diperlukan untuk memastikan koordinasi antarlembaga dalam penegakan sistem peradilan pidana yang baru dapat berjalan optimal dan tidak menimbulkan ketidakpastian hukum di tengah masyarakat.

Pada akhirnya, benang merah dari persoalan hukum, pelayanan publik, dan sistem checks and balances adalah kebutuhan membangun negara yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan. John Rawls dalam A Theory of Justice (1971) menegaskan bahwa keadilan pada dasarnya adalah fairness dalam struktur dasar masyarakat.

Tanpa fairness, hukum berubah menjadi instrumen kekuasaan, pelayanan publik kehilangan orientasi kemanusiaannya, dan demokrasi hanya menjadi prosedur formal tanpa legitimasi substantif. Tanpa konsistensi institusi, hukum hanya menjadi alat kekuasaan dan demokrasi tinggal prosedur tanpa kepercayaan publik.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Jokowi Akan Kunjungi...
Jokowi Akan Kunjungi Lampung, Relawan dan PSI Siap Kawal Seluruh Agenda
Rekomendasi
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Berita Terkini
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved