Amerika Serikat di Persimpangan Damai Pada Perang Iran

Senin, 11 Mei 2026 - 16:26 WIB
loading...
Amerika Serikat di Persimpangan...
Ridwan al-Makassary, Dosen di Fakultas Ilmu Sosial UIII/Direktur Center of Muslim Politics and World Society UIII. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Ridwan al-Makassary
Dosen Departemen Ilmu Politik Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)
Direktur Center for the Study of Muslim Politics and World Society (COMPOSE)

DUNIA berharap bahwa gencatan senjata, dalam perang Iran 2026, akan menghasilkan perdamaian abadi melalui negosiasi diplomatik untuk mengatasi kebuntuan. Namun, tampaknya ia bukanlah akhir dari perang. Murungnya, ia lebih tepat disebut sebagai jeda sesaat (helaan napas) di tengah perang yang beku. Di medan tempur, dentuman rudal masih terjadi dan saling klaim keberhasilan.

Sementara di balik layar, para jenderal tetap siaga satu, kapal perang Amerika Serikat (AS) masih berjaga di Teluk, dan para diplomat dan mediator bekerja dalam bayang-bayang ketidakpercayaan. Paradoksnya adalah kedua kubu (AS dan Iran) juga masih mengklaim gencatan senjata masih berlaku, terlepas dibalik serangan kata-kata, termasuk di media sosial, dan juga letusan rudal ke pihak lawan.

Bagi Amerika Serikat, gencatan senjata ini menerbitkan pertanyaan mendasar, yaitu ke mana arah strategi Washington pada gencatan senjata? Presiden AS, Donald Trump, mengklaim bahwa konflik telah “berakhir”, tetapi pada saat yang sama “blokade atas blokade” (blokade atas pelabuhan) terhadap Iran masih berlangsung, dan juga pasukan AS tetap siaga penuh di periaran Teluk.

Ini menandakan bahwa AS sendiri belum benar-benar memutuskan apakah ia sedang menutup perang atau hanya menundanya. Tulisan ini akan mengulas beberapa skenario masa depan Amerika Serikat.

Skenario pertama, Washington memilih untuk menjual gencatan senjata sebagai kemenangan politik domestik. Dalam logika ini, Trump akan menyampaikan kepada publik AS bahwa Iran telah “dijinakkan”, jalur perdagangan di Selat Hormuz mulai dibuka, dan Amerika kembali menunjukkan superioritas militernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Rekomendasi
Atlet Berkuda Narantraya...
Atlet Berkuda Narantraya Jeihan Widjaya Naik Podium, Sabet Posisi Tiga Djiugo Next Adventure 2026
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Spanyol Robek Gawang...
Spanyol Robek Gawang Prancis di Babak Pertama, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved