Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026

Senin, 27 April 2026 - 11:31 WIB
loading...
Islamabad dan Ilusi...
Ridwan Al-Makassary, Dosen Departemen Ilmu Politik UIII dan Direktur COMPOSE. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Ridwan Al-Makassary
Dosen Departemen Ilmu Politik Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)
Direktur Center for the Study of Muslim Politics and World Society (COMPOSE)

PANGGUNG diplomasi kembali digelar di Islamabad, pada masa gencatan senjata yang diperpanjang Trump, tanpa batas dan tanpa persetujuan Iran. Pada hari ke 54 perang Iran, delegasi Iran, yang diwakili Menlu Iran Abbas Araghchi, terbang ke Pakistan, setelah itu dia berencana ke Oman dan Rusia, dengan agenda yang tampak jelas, yaitu meredakan konflik yang semakin meluas melampaui kawasan.

Sedangkan Amerika Serikat (AS), yang rencananya diwakili Steve Witkoff dan Jared Kushner, akhirnya batal berangkat. Trump menyatakan, “Kami tidak akan bepergian 15, 16 jam untuk sebuah pertemuan dengan orang-orang yang belum pernah didengar oleh siapa pun”.

Dunia sedang menyaksikan sebuah paradoks, yaitu “perundingan tanpa pertemuan” di Islamabad. Araghchi menyatakan, “tidak ada rencana untuk sebuah pertemuan antara Iran dan AS”.

Pada satu sisi, Iran tetap bersikukuh menolak perundingan langsung dengan AS, bahkan, memilih jalur tidak langsung melalui mediator. Namun, di balik pertemuan yang difasilitasi Pakistan ini, putaran kedua perundingan Iran–AS telah mempertegas sebuah pola lama bahwa negosiasi diplomatik yang dilakukan tidak menyentuh dan menyahuti akar-akar konflik yang akut.

Kepentingan Iran dan AS adalah berbeda, diametral dan bahkan saling menegasikan. Di satu sisi, AS menginginkan jaminan verifikasi atas program nuklir Iran dan stabilitas kawasan. Di lain sisi, Iran menuntut penghentian serangan AS-Israel dan pencabutan blokade ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved