Kesiapan Karakter Pemuda Ketika Dunia Bergolak

Senin, 30 Maret 2026 - 13:13 WIB
loading...
Kesiapan Karakter Pemuda...
Hendarman - Ketua Dewan Pakar JFAK INAKI (Ikatan Nasional Analis Kebijakan)/Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan, Bogor.
A A A
HENDARMAN
Ketua Tim Pakar Jabatan Fungsional Analis Kebijakan INAKI /Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan, Bogor

Dunia hari ini tidak sedang baik-baik saja. Perang belum benar-benar usai di satu kawasan, konflik baru muncul di kawasan lain. Krisis ekonomi datang bergelombang, sementara disrupsi teknologi bergerak lebih cepat dari kemampuan manusia untuk beradaptasi. Ironisnya, ditengah kemajuan yang menjanjikan kemudahan, justru muncul rasa rapuh yang kian meluas.

Dalam situasi seperti ini, pertanyaan yang mengusik bukan sekadar soal kesiapan ekonomi atau teknologi, melainkan sesuatu yang lebih mendasar. Yang mendasar, apa yang tersisa dari karakter generasi muda kita ketika dunia benar-benar tidak ramah?

Selama ini yang terlalu dipercayai adalah pendidikan formal, kecakapan digital, dan kemampuan global sudah cukup menjadi bekal masa depan. Padahal, sejarah berulang kali menunjukkan bahwa dalam situasi krisis, bukan kecerdasan semata yang menentukan daya tahan suatu bangsa, melainkan karakter manusianya.

Ketahanan Tidak Dibangun dalam Semalam
Jika menoleh ke berbagai negara yang mampu bertahan dalam tekanan ekstrem, tampak satu pola yang sulit dibantah. Pola tersebut adalah daya tahan yang dibangun tidak hanya oleh negara, tetapi oleh masyarakatnya sendiri.

Pengalaman Iran dapat menjadi ilustrasi yang menarik. Di tengah sanksi ekonomi berkepanjangan dan tekanan geopolitik, negara tersebut tetap berjalan. Aktivitas sosial tidak berhenti, sistem tetap berfungsi, dan masyarakat tidak sepenuhnya runtuh oleh keadaan. Tentu, situasi tersebut bukan tanpa persoalan.

Namun yang patut dicatat, adanya kapasitas adaptif masyarakat dengan kemampuan untuk hidup dalam keterbatasan, menjaga solidaritas, serta menerima realitas tanpa kehilangan daya juang. Disinilah letak pelajaran penting, ketahanan sejati tidak lahir dari kenyamanan, tetapi dari karakter yang ditempa oleh keadaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Rekomendasi
Gus Ipul Sebut Bansos...
Gus Ipul Sebut Bansos Akan Disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih
Dorong Birokrasi Profesional,...
Dorong Birokrasi Profesional, Bupati Bogor Terapkan Seleksi Terbuka Berbasis Sistem Merit
Sikap Menko Polkam soal...
Sikap Menko Polkam soal Penindakan Vape Narkoba Didukung APVI dan PPEI
Berita Terkini
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Mantan Dirut PGN Dituntut...
Mantan Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Jual Beli Gas
Memanfaatkan Limbah...
Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk UMKM
KPK Kembali Tahan Tersangka...
KPK Kembali Tahan Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim, Kali Ini Anggota DPRD Mahrus Ali
Infografis
Jelang Piala Dunia 2030:...
Jelang Piala Dunia 2030: 5 Timnas Bertaruh pada Pelatih Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved