Pengamat Militer Apresiasi Transparansi TNI Terkait Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Jum'at, 27 Maret 2026 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
Meski pelaku dalam kasus tersebut telah diadili, sebagian kalangan menilai pengungkapan perkara belum sepenuhnya mengungkap aktor intelektual di balik serangan tersebut.
Menurut Selamat, persoalan utama bukan hanya terletak pada kemampuan teknis aparat penegak hukum, tetapi juga pada konsistensi dan kemauan untuk membuka fakta secara transparan.
Selamat menegaskan, Kepolisian Negara Republik Indonesia sebenarnya memiliki kapasitas teknologi yang mumpuni, mulai dari digital forensik hingga biometrik, yang telah terbukti efektif dalam mengungkap berbagai kasus kriminal.
Namun, ia menilai tantangan justru muncul ketika perkara menyentuh internal institusi itu sendiri.
“Dalam situasi seperti ini, transparansi menjadi ujian integritas yang paling nyata: apakah hukum ditegakkan secara objektif, atau justru dikompromikan demi menjaga citra,” tegas Selamat.
Menurut Selamat, persoalan utama bukan hanya terletak pada kemampuan teknis aparat penegak hukum, tetapi juga pada konsistensi dan kemauan untuk membuka fakta secara transparan.
Selamat menegaskan, Kepolisian Negara Republik Indonesia sebenarnya memiliki kapasitas teknologi yang mumpuni, mulai dari digital forensik hingga biometrik, yang telah terbukti efektif dalam mengungkap berbagai kasus kriminal.
Namun, ia menilai tantangan justru muncul ketika perkara menyentuh internal institusi itu sendiri.
“Dalam situasi seperti ini, transparansi menjadi ujian integritas yang paling nyata: apakah hukum ditegakkan secara objektif, atau justru dikompromikan demi menjaga citra,” tegas Selamat.
(shf)
Lihat Juga :