Urgensi Green Campus di Tengah Krisis Ekologis

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:56 WIB
loading...
A A A
Green campus adalah universitas yang menerapkan praktik keberlanjutan yang kuat, seperti infrastruktur ramah lingkungan, pengelolaan sampah yang efektif, serta dukungan terhadap transportasi hijau. Sebagai bagian dari green innovation, green campus menjadi wujud nyata kampus yang tidak hanya sebagai pusat penyebaran pengetahuan tetapi sekaligus sebagai contoh praktik manajemen berkelanjutan.

Inovasi hijau tidak hanya memberikan keunggulan bersaing bagi institusi, tetapi juga membawa manfaat ekologis dan sosial (Cillo dkk, 2019). Dalam inovasi berkelanjutan, faktor sosial dan lingkungan sama-sama diperhatikan. Hal ini mencakup inovasi teknologi untuk penghematan energi, desain produk hijau, daur ulang limbah, pencegahan polusi, serta manajemen lingkungan.

Tujuan utama inisiatif green campus, yang mencakup pembangunan infrastruktur hijau dan pendidikan pembangunan berkelanjutan adalah menurunkan jejak karbon perguruan tinggi sekaligus meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai sikap dan perilaku berkelanjutan (Ribeiro dkk, 2021).

Pada akhirnya, gagasan green campus tidak boleh berhenti sebagai jargon institusional atau sekadar proyek seremonial yang kehilangan makna. Apalagi hanya untuk mengejar pemeringkatan (ranking). Ia harus menjelma menjadi komitmen kolektif yang hidup dalam setiap kebijakan, kurikulum, dan perilaku keseharian sivitas akademika.

Perguruan tinggi memiliki posisi strategis bukan hanya sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi sebagai lokomotif perubahan yang menanamkan kesadaran ekologis lintas generasi. Sudah saatnya universitas di Indonesia berdiri di garis depan, bukan sekadar merespons bencana, tetapi mencegahnya, dengan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga arif dalam merawat bumi.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved