Habermas dan Kenangan Ruang Diskusi Mahasiswa

Senin, 16 Maret 2026 - 08:00 WIB
loading...
Habermas dan Kenangan...
Eko Ernada. Foto/Istimewa
A A A
Eko Ernada
Dosen Hubungan Internasional, Universitas Jember, dan Wakil Rektor Universitas Kalimantan Timur.

DUNIA pemikiran global kehilangan salah satu suara paling berpengaruh dalam filsafat sosial modern. Jürgen Habermas, filsuf dan teoritikus sosial Jerman yang selama lebih dari setengah abad menjadi rujukan utama dalam teori demokrasi, komunikasi, dan ruang publik, meninggal dunia pada usia 96 tahun. Kepergiannya menutup babak panjang perjalanan seorang intelektual yang tidak hanya menghasilkan karya-karya monumental, tetapi juga hadir sebagai pengingat bahwa legitimasi politik lahir dari dialog rasional, bukan dari kekuasaan semata.

Habermas lahir pada 1929 di Düsseldorf, Jerman, di tengah gejolak sejarah yang membentuk pemikirannya. Ia tumbuh dalam bayang-bayang kehancuran moral Eropa pasca-Perang Dunia II, totalitarianisme Nazi, dan trauma masyarakat yang kehilangan pijakan etika. Dari pengalaman ini muncul kesadaran bahwa kekuasaan yang tidak terkendali selalu mengancam demokrasi, dan masyarakat hanya dapat menjaga legitimasi politik melalui komunikasi rasional di ruang publik. Latar belakang ini menjelaskan mengapa Habermas muncul sebagai pemikir sosial besar—ia tidak hanya menganalisis ketidakadilan, tetapi juga menawarkan gagasan konstruktif tentang bagaimana masyarakat bisa mencapai emansipasi melalui diskursus rasional.

Habermas menjadi bagian dari tradisi teori kritis Mazhab Frankfurt Frankfurt School, tetapi berbeda dari generasi pendahulu yang cenderung pesimis terhadap modernitas. Jika Adorno dan Horkheimer lebih menekankan kritik struktural dan kecemasan terhadap budaya modern, Habermas menempuh jalan berbeda: ia percaya bahwa modernitas masih menyimpan potensi emansipatoris selama masyarakat mampu membangun ruang komunikasi yang bebas dari dominasi kekuasaan. Ia melihat bahwa demokrasi dan legitimasi politik bisa lahir dari argumen rasional, bukan hanya dari prosedur formal atau institusi.

Baca Juga: Tes Kemampuan Akademik dalam Perspektif Filsafat Ilmu
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Rekomendasi
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved