Novel Baswedan Duga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Terorganisir
Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:26 WIB
loading...
A
A
A
Novel mendesak, agar proses pengungkapan kasusnya harus dilakukan segera dan siapa pun yang melakukan, dari pihak mana pun, itu harus dihukum dengan seberat-beratnya dan diusut dengan tuntas. Meski dia tak bisa memastikan waktu profiling itu dilakukan pada korban, diduga pelaku sudah melakukannya selama berhari-hari.
Lihat video: Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Ada Upaya Pembungkaman?
"Soal berapa lama tentunya enggak tahu, minimal kalau tiga hari lewat. Lalu, semua kemungkinan itu ada, tapi pada dasarnya penyelidikan itu harus dilakukan dengan tuntas, objektif, disitulah nanti faktanya akan kelihatan," bebernya.
Novel menambahkan, berbagai alasan kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk dugaan penyiraman karena kaitannya dengan kasus yang ditangani korban misalnya. Namun, dipastikan peristiwa yang dialami Andrie bukanlah kriminal biasa.
"Pasti ini bukan kejahatan spontan atau istilahnya kriminal murni yang ada, tapi sesuatu perbuatan yang dilakukan dengan motif. Motifnya apa, itu nanti yang mestinya harus dibuktikan di proses penyelidikan dan tentunya kita ingin agar proses ini dilakukan dengan tuntas," katanya.
Lihat video: Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Ada Upaya Pembungkaman?
"Soal berapa lama tentunya enggak tahu, minimal kalau tiga hari lewat. Lalu, semua kemungkinan itu ada, tapi pada dasarnya penyelidikan itu harus dilakukan dengan tuntas, objektif, disitulah nanti faktanya akan kelihatan," bebernya.
Novel menambahkan, berbagai alasan kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk dugaan penyiraman karena kaitannya dengan kasus yang ditangani korban misalnya. Namun, dipastikan peristiwa yang dialami Andrie bukanlah kriminal biasa.
"Pasti ini bukan kejahatan spontan atau istilahnya kriminal murni yang ada, tapi sesuatu perbuatan yang dilakukan dengan motif. Motifnya apa, itu nanti yang mestinya harus dibuktikan di proses penyelidikan dan tentunya kita ingin agar proses ini dilakukan dengan tuntas," katanya.
(cip)
Lihat Juga :