Novel Baswedan Duga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Terorganisir

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:26 WIB
loading...
Novel Baswedan Duga...
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan menduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus terorganisir. Foto/SIndoNews
A A A
JAKARTA - Eks Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras , Andrie Yunus terorganisir. Bahkan, pelaku diduga telah melakukan profiling terhadapnya terlebih dahulu sebelum menyiramnya.

"Sehingga saya menduga, sebelum melakukan tindakan mereka pasti ada kayak briefing lah begitu ya. Jadi seterorganisir seperti itulah pelakunya ini," ujarnya, Sabtu (14/3/2026).

Novel mengaku telah melihat rekaman CCTV tentang penyiraman terhadap Andrie. Dalam rekaman tersebut terlihat pelaku bukan satu orang, tapi berkelompok. Mereka diduga melakukan perbuatannya itu secara terorganisir.

Baca juga: Aktivis Kontras Disiram Air Keras, Kapolda Metro Jaya: Doakan Bisa Terungkap dengan Cepat

"Dari CCTV paling tidak, itu menggambarkan pelaku itu bukan satu saja, itu mereka berkelompok dan melakukannya seperti sangat terorganisir. Pastinya kalau polanya seperti itu, untuk menyerang pastinya sudah mengikuti, mempelajari dan banyak hal yang dilakukan. Ini yang menunjukkan bahwa pelakunya terorganisir," ucapnya.

Novel mendesak, agar proses pengungkapan kasusnya harus dilakukan segera dan siapa pun yang melakukan, dari pihak mana pun, itu harus dihukum dengan seberat-beratnya dan diusut dengan tuntas. Meski dia tak bisa memastikan waktu profiling itu dilakukan pada korban, diduga pelaku sudah melakukannya selama berhari-hari.

Lihat video: Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Ada Upaya Pembungkaman?


"Soal berapa lama tentunya enggak tahu, minimal kalau tiga hari lewat. Lalu, semua kemungkinan itu ada, tapi pada dasarnya penyelidikan itu harus dilakukan dengan tuntas, objektif, disitulah nanti faktanya akan kelihatan," bebernya.

Novel menambahkan, berbagai alasan kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk dugaan penyiraman karena kaitannya dengan kasus yang ditangani korban misalnya. Namun, dipastikan peristiwa yang dialami Andrie bukanlah kriminal biasa.

"Pasti ini bukan kejahatan spontan atau istilahnya kriminal murni yang ada, tapi sesuatu perbuatan yang dilakukan dengan motif. Motifnya apa, itu nanti yang mestinya harus dibuktikan di proses penyelidikan dan tentunya kita ingin agar proses ini dilakukan dengan tuntas," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Hakim Perintahkan Barang...
Hakim Perintahkan Barang Bukti Tumbler hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya Tak...
Polda Metro Jaya Tak Bawa Seluruh Bukti di Sidang Praperadilan, TAUD: Hambat Penegakan Hukum
TAUD Sesalkan Jawaban...
TAUD Sesalkan Jawaban Polda Metro Jaya Atas Praperadilan Andrie Yunus
Rekomendasi
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved