Kasus Dugaan Korupsi Chromebook, Pakar: Segera Telusuri Aset!
Rabu, 04 Maret 2026 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Mengingat kompleksitasnya, penegakan hukum terhadap kasus seperti ini memerlukan instrumen yang sangat teknis. “Dibutuhkan keahlian khusus yang melibatkan banyak keahlian, terutama audit forensik dan analisa data keuangan serta berbagai keahlian lainnya yang terkait," ujarnya.
Di tengah proses hukum yang berjalan, Chuck memberikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Agung, khususnya Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Namun, dia juga memberikan catatan krusial mengenai langkah selanjutnya.
“Saya hanya perlu mengingatkan sudah saatnya segera dilakukan penelusuran aset hasil kejahatannya sebagai tahap awal pemulihan aset seiring dengan penyidikan dan penuntutan perkara NM," kata Chuck.
Dia menekankan langkah cepat dalam pemulihan aset sangat penting untuk mempermudah pembuktian dan eksekusi pengembalian kerugian negara. Terlebih, jenis kejahatan ini hampir selalu melibatkan pencucian uang (money laundering) lintas negara yang rumit, termasuk penggunaan wilayah safe haven.
“Jenis white collar crime pasti melibatkan money laundering antarnegara yang rumit, terutama bila melibatkan safe haven country seperti Cayman Islands dan lainnya. Saya yakin Kejaksaan bisa melakukannya mengingat keberhasilan Kejaksaan di masa lalu dalam beberapa perkara lintas negara dengan melibatkan jejaring international asset recovery yang dimiliki Kejaksaan di saat Badan Pemulihan Aset Kejahatan berbentuk Satgas di masa Jaksa Agung Basrief Arief," ungkapnya.
Di tengah proses hukum yang berjalan, Chuck memberikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Agung, khususnya Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Namun, dia juga memberikan catatan krusial mengenai langkah selanjutnya.
“Saya hanya perlu mengingatkan sudah saatnya segera dilakukan penelusuran aset hasil kejahatannya sebagai tahap awal pemulihan aset seiring dengan penyidikan dan penuntutan perkara NM," kata Chuck.
Dia menekankan langkah cepat dalam pemulihan aset sangat penting untuk mempermudah pembuktian dan eksekusi pengembalian kerugian negara. Terlebih, jenis kejahatan ini hampir selalu melibatkan pencucian uang (money laundering) lintas negara yang rumit, termasuk penggunaan wilayah safe haven.
“Jenis white collar crime pasti melibatkan money laundering antarnegara yang rumit, terutama bila melibatkan safe haven country seperti Cayman Islands dan lainnya. Saya yakin Kejaksaan bisa melakukannya mengingat keberhasilan Kejaksaan di masa lalu dalam beberapa perkara lintas negara dengan melibatkan jejaring international asset recovery yang dimiliki Kejaksaan di saat Badan Pemulihan Aset Kejahatan berbentuk Satgas di masa Jaksa Agung Basrief Arief," ungkapnya.
(jon)
Lihat Juga :