Status Baru, Tantangan Lama

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:45 WIB
loading...
A A A
Bonus demografi tanpa peningkatan keterampilan hanya akan menjadi beban. Tenaga kerja kita memang jumlahnya besar, tetapi nilai tambah per pekerja masih rendah. Struktur ekonomi yang masih didominasi sektor berbasis komoditas membuat lompatan produktivitas berjalan lambat.

Bom Waktu Informalitas


Persoalan lain yang tidak kalah krusial adalah dominasi sektor informal. Data BPS (Agustus 2025) mencatat angkatan kerja mencapai sekitar 154 juta orang, dengan sekitar 60 persen bekerja di sektor informal. Artinya, mayoritas pekerja berada di sektor dengan perlindungan minim, akses pembiayaan terbatas, dan kontribusi pajak rendah.

Tingkat pengangguran terbuka tercatat sekitar 7,46 juta orang. Di luar itu, terdapat jutaan pekerja setengah menganggur yang produktivitasnya belum optimal. Jika tidak segera diformalisasi melalui penciptaan lapangan kerja berkualitas, kondisi ini dapat menjadi bom waktu sosial dan fiskal.

Rasio pajak yang masih berkisar 12–13 persen terhadap PDB juga menjadi indikator rapuhnya basis penerimaan negara. IMF (2023) menyebutkan bahwa rasio pajak ideal bagi negara berkembang di kisaran 15 persen agar mampu menopang pembiayaan pembangunan secara berkelanjutan. Tanpa basis pajak yang kuat, ambisi menjadi negara maju hanya akan menjadi retorika.

Fiskal 2026 dan Ujian Konsistensi


Pemerintah menyadari tantangan ini. Dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2026 yang disampaikan kepada DPR RI (2025), strategi fiskal diarahkan untuk memperkuat sektor riil, menjaga daya beli kelas menengah, serta mendorong transformasi ekonomi berbasis inovasi.

Target pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 11–13 persen pada 2026 guna menopang sektor manufaktur dan pertanian. Di sisi lain, pemerintah menargetkan inflasi tetap terkendali pada kisaran 2,5 persen ± 1 persen untuk menjaga konsumsi rumah tangga yang menyumbang lebih dari 50 persen terhadap PDB (BPS, 2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung Paling Lama Awal 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved