Gegar di Lantai Bursa: Ketika Para Penjaga Gerbang Memilih Hengkang

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:13 WIB
loading...
A A A
Apakah pengunduran diri ini merupakan upaya stealing thunder yang gagal? Bisa jadi. Dengan mundur, mereka berusaha mengambil kendali atas narasi bahwa mereka memiliki "tanggung jawab moral". Namun, karena diikuti oleh rangkaian peristiwa lain dan isu intervensi politik yang menguat, publik tidak melihatnya sebagai tindakan heroik, melainkan sebagai konfirmasi bahwa sistem sedang tidak baik-baik saja.

Krisis Kepercayaan yang Lebih Besar
Akhirnya, apa yang tersisa setelah para petinggi ini mundur? Bukan sekadar kursi kosong di OJK dan BEI. Yang lebih mahal adalah kepercayaan. Coombs mengingatkan bahwa reputasi adalah aset paling berharga yang bisa hancur dalam sekejap di mata publik .

Pengunduran massal para direksi BEI dan OJK, di tengah isu manipulasi saham dan tekanan politik, menciptakan sebuah narasi bahwa lembaga pengawas kita rapuh. Jika para penjaga gerbang memilih pergi karena gerbangnya sendiri jebol, lalu siapa yang akan dipercaya investor untuk menjaga uang mereka?

Gejala ini adalah alarm keras bagi kita semua bahwa membangun institusi yang kuat dan independen bukan hanya soal undang-undang, tetapi juga tentang keberanian untuk melawan segala bentuk intervensi yang dapat merusak tatanan ekonomi. Jika tidak, krisis yang lebih besar dari sekadar gejolak IHSG akan segera menjemput.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Rekomendasi
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
Hari Pertama Sekolah,...
Hari Pertama Sekolah, Orang Tua Murid Setia Dampingi Anak di SDN Menteng 01
Berita Terkini
Ungkap Asal Usul Ide...
Ungkap Asal Usul Ide KDMP, Prabowo: Agar Rakyat Tak Terjerat Lintah Darat
Sahroni: Komisi III...
Sahroni: Komisi III Awasi Langsung Penggeledahan Kasus Febrie sebagai Bentuk Transparansi Hukum
Pakar: Penanganan Kasus...
Pakar: Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Jadi Ujian Besar bagi Kejagung
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Soal Sosok Konglomerat...
Soal Sosok Konglomerat Tan Kian di Kasus Febrie Adriansyah, Polri: Saksi, Bukan Ditahan
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved