Anatomi 'Institutional Trap' dalam Arsitektur Ekonomi Kita

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:02 WIB
loading...
A A A
Ancaman Stagflasi

Pencalonan ini adalah Ultimate Sign dari sebuah Institutional Trap (Jebakan Institusional). Ini adalah kondisi di mana regulasi sengaja diadaptasi dan diubah untuk melegalkan langkah-langkah non-konvensional demi menjaga stabilitas politik pasca-elektoral.

Langkah ini kian mengonfirmasi berjalannya pola Political Business Cycle, di mana instrumen ekonomi strategis seperti Bank Sentral tidak lagi dikelola berdasarkan kaidah teknokratis murni, melainkan diselaraskan untuk mengamankan konsolidasi politik dan pembiayaan agenda-agenda strategis pemerintah yang tidak tertampung dalam fleksibilitas APBN konvensional.

Di saat nilai tukar Rupiah nyaris menyentuh level psikologis Rp17.000 per dolar AS, kepercayaan pasar tidak akan bisa dipulihkan hanya dengan klaim keberhasilan administratif atau janji-janji patriotisme ekonomi.
Risiko terbesarnya adalah Stagflasi. Kondisi di mana biaya hidup melonjak akibat depresiasi nilai tukar, namun pertumbuhan ekonomi melambat karena hilangnya kepercayaan investor asing. Skema "tukar guling" ini memberikan pesan bahwa kebijakan ekonomi Indonesia tidak lagi berbasis pada meritokrasi teknokratis, melainkan pada kompromi kepentingan.

Kekuasaan mungkin memiliki instrumen legal untuk mempermudah sinkronisasi jabatan lewat mekanisme switch posisi, namun kekuasaan tidak memiliki otoritas untuk memerintah persepsi pasar. Tanpa restorasi sekat yang jelas antara mandat moneter dan ambisi fiskal, model Korporatisme Negara ini hanya akan membawa Indonesia pada krisis kredibilitas jangka panjang.

Kredibilitas institusi adalah satu-satunya mata uang yang tidak bisa dicetak oleh mesin uang Bank Indonesia, bahkan melalui skema pertukaran jabatan yang paling rapi sekalipun. Indonesia butuh jangkar, bukan sekadar "pemain cadangan" yang berganti seragam di tengah pertandingan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membangun dari Daerah,...
Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Rekomendasi
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Berita Terkini
KPK Panggil Sekda dan...
KPK Panggil Sekda dan Anggota DPRD terkait Kasus Bupati Muara Enim
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Sahroni Dukung Polri...
Sahroni Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK di Kasus Gratifikasi
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved