Raksasa Sawit Disebut Dukung Praktik Deforestasi lewat RUU Cipta Kerja
Rabu, 16 September 2020 - 13:52 WIB
loading...
Unjuk rasa menolak RUU Cipta Kerja. Selain dinilai terlalu pro-investasi, RUU Cipta Kerja disebut mendukung praktik pro-deforestasi. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Industri kelapa sawit Indonesia serta para pembelinya yang tersebar di berbagai belahan dunia harus segera mendesak Presiden Joko Widodo dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) untuk menghentikan pembahasan mengenai ketentuan stimulus perekonomian yang terkandung dalam RUU Cipta Kerja .
Kebijakan ini berpotensi memperburuk situasi deforestasi di Indonesia dan menghapus serangkaian keberhasilan yang telah diraih dalam upaya pencegahan hilangnya kawasan hutan (deforestasi) yang sebagian besar didorong oleh diterapkannya praktik produksi minyak sawit yang lebih bertanggung jawab.
“RUU ini menimbulkan ancaman besar bagi hutan Indonesia dan berisiko menyebabkan kerugian ekonomi yang tak terhingga,” kata Direktur Kampanye Senior Mighty Earth, Phelim Kine, dalam siara persnya yang diterima SINDO Media, Rabu (16/9/2020).
(Baca: Peneliti IPB Ciptakan Baju Anti Peluru dari Limbah Kelapa Sawit)
“Para petinggi perusahaan minyak sawit raksasa harus menjelaskan kepada masyarakat luas bahwa RUU ini menghancurkan semua kemajuan yang telah mereka raih dalam menurunkan tingkat deforestasi terkait produksi minyak sawit serta mampu menyebabkan kemunduran yang signifikan bagi industri tersebut.”
Kebijakan ini berpotensi memperburuk situasi deforestasi di Indonesia dan menghapus serangkaian keberhasilan yang telah diraih dalam upaya pencegahan hilangnya kawasan hutan (deforestasi) yang sebagian besar didorong oleh diterapkannya praktik produksi minyak sawit yang lebih bertanggung jawab.
“RUU ini menimbulkan ancaman besar bagi hutan Indonesia dan berisiko menyebabkan kerugian ekonomi yang tak terhingga,” kata Direktur Kampanye Senior Mighty Earth, Phelim Kine, dalam siara persnya yang diterima SINDO Media, Rabu (16/9/2020).
(Baca: Peneliti IPB Ciptakan Baju Anti Peluru dari Limbah Kelapa Sawit)
“Para petinggi perusahaan minyak sawit raksasa harus menjelaskan kepada masyarakat luas bahwa RUU ini menghancurkan semua kemajuan yang telah mereka raih dalam menurunkan tingkat deforestasi terkait produksi minyak sawit serta mampu menyebabkan kemunduran yang signifikan bagi industri tersebut.”
Lihat Juga :