Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian di 33 Provinsi
Minggu, 04 Januari 2026 - 12:57 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Balai Besar ini juga memiliki peran penting dalam produksi benih dan bibit sumber yang unggul serta tersertifikasi. Upaya tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung pencapaian swasembada pangan yang berkelanjutan.
"Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian hadir untuk memastikan ketersediaan benih dan bibit sumber yang bermutu dan tersertifikasi sebagai fondasi peningkatan produktivitas pertanian, guna mendukung swasembada pangan berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pangan nasional," kata Fadjry.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Balai Besar di daerah diharapkan mampu memfasilitasi dan memberikan pendampingan langsung terhadap program pembangunan pertanian. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen mempercepat modernisasi pertanian, meningkatkan kapasitas petani dan pelaku usaha, serta mewujudkan sistem pertanian yang produktif, efisien, dan berdaya saing.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya modernisasi dan pemanfaatan teknologi pertanian. Menurutnya, penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian terbukti mampu meningkatkan produksi secara lebih efisien.
"Kita tidak boleh setengah-setengah dalam meningkatkan produksi pangan. Semua harus berbasis inovasi dan teknologi. Dengan teknologi, produktivitas naik, indeks pertanaman naik, kemudian biaya produksi turun. Inilah pertanian modern, transformasi dari sistem tradisional ke mekanisasi penuh," katanya.
"Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian hadir untuk memastikan ketersediaan benih dan bibit sumber yang bermutu dan tersertifikasi sebagai fondasi peningkatan produktivitas pertanian, guna mendukung swasembada pangan berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pangan nasional," kata Fadjry.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Balai Besar di daerah diharapkan mampu memfasilitasi dan memberikan pendampingan langsung terhadap program pembangunan pertanian. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen mempercepat modernisasi pertanian, meningkatkan kapasitas petani dan pelaku usaha, serta mewujudkan sistem pertanian yang produktif, efisien, dan berdaya saing.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya modernisasi dan pemanfaatan teknologi pertanian. Menurutnya, penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian terbukti mampu meningkatkan produksi secara lebih efisien.
"Kita tidak boleh setengah-setengah dalam meningkatkan produksi pangan. Semua harus berbasis inovasi dan teknologi. Dengan teknologi, produktivitas naik, indeks pertanaman naik, kemudian biaya produksi turun. Inilah pertanian modern, transformasi dari sistem tradisional ke mekanisasi penuh," katanya.
(abd)
Lihat Juga :